logo rilis
Harumnya Beras Sehat Aromatik, Unggulan Bioindustri Padi-Sapi Seluma
Kontributor
Kurniati
20 April 2018, 21:15 WIB
Harumnya Beras Sehat Aromatik, Unggulan Bioindustri Padi-Sapi Seluma
FOTO: Humas Balitbangtan

RILIS.ID, Jakarta— Beras sehat aromatik merupakan ikon produk andalan pertanian Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu. 

Beras ini merupakan produk utama kegiatan Bioindustri padi–sapi yang telah dirintis sejak 4 tahun silam oleh BPTP Balitbangtan Bengkulu. 

Kegiatan tersebut berlokasi di Kelurahan Rimbo Kedui kecamatan Seluma Selatan, yang dikelola oleh Gapoktan Rimbo Jaya yang diketuai oleh Akral, mitra BPTP Balitbangtan Bengkulu. 

Menurut Kepala BPTP Balitbangtan Bengkulu, Darkam Musaddad, pertanian Bioindustri merupakan sistem pertanian terintegrasi yang menghasilkan suatu produk utama dengan didukung dengan produk sampingan hasil pengolahan limbah ternak sapi di antaranya kompos, biourin, biopestisida, kompos jerami padi, jerami fermantasi untuk pakan, sehingga tidak ada biomasa yang terbuang (Zero Waste) untuk mendukung pertanian berkelanjutan. 

Selain itu juga dilakukan introduksi varietas unggul padi aromatik (Sintanur) yang menurut petani dan konsumen memiliki tekstur pulen dan harum.

Dalam proses budidaya padi aromatik ini, petani menerapkan sistem budidaya semi organik baik pengunaan pupuk dan pestisidanya. 

Pemanfaatkan pupuk organik kotoran sapi sebagai pupuk dasar serta pupuk cair dan biopertisida yang dibuat dari urin sapi, sehingga menjadikan beras tersebut lebih sehat dan memiliki keunggulan lain di bandingkan beras biasa. 

Ini yang membuat Bupati Seluma, Bundara Jaya menginginkan BPTP Balitbangtan Bengkulu mendampingi hal yang serupa untuk kecamatan lainnya.

Pemasaran beras ini telah merambah keluar kabupaten seluma, di antaranya ke kabupaten Bengkulu selatan, Rejang Lebong, Lebong dan Kota Bengkulu. 

Pemerintah Kabupaten Seluma dan BPTP Bengkulu secara masif mempromosikan produk ini dalam setiap even berskala regional maupun nasional. 

Hingga saat ini, tidak kurang dari 13 ton beras aromatik terjual setiap bulannya oleh berbagai mitra pemasaran.

Semakin hari konsumen beras aromatik senantiasa terus meningkat, menandakan sebuah keberhasilan adopsi inovasi baik teknologi budidaya, pemasaran maupun pembinaan kelompok yang telah dilaksanakan oleh BPTP Balitbangtan Bengkulu bekerja sama dengan Dinas Pertanian setempat dan atas dukungan pemeritah daerah kabupaten Seluma. 
 

Sumber: Harwi Kusnadi, Nata Balitbangtan


500
komentar (0)