logo rilis
Harkitnas, Kitra Kampanyekan Kesejahteraan TNI-Polri
Kontributor
Fatah H Sidik
06 Mei 2018, 19:21 WIB
Harkitnas, Kitra Kampanyekan Kesejahteraan TNI-Polri
Aksi Kitra menuntut gaji TNI-Polri mininal Rp50 juta per bulan di arena Car Free Day, Bundaran HI, Jakarta, Minggu (6/5/2018). FOTO: Dok. Pribadi

RILIS.ID, Jakarta— Koalisi untuk Kesejahteraan TNI-Polri Indonesia (Kitra) kembali mengampanyekan gerakan kesejahteraan sela peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) di arena Car Free Day (CFD), Bundaran HI, Jakarta, Minggu (6/5/2018). Harkitnas diperingati tiap 20 Mei.

Koornator lapangan aksi, Apriyanti, menyatakan, Kitra mendorong kebijakan pemiskinan aparat pertahanan dan keamanan dihentikan. Caranya, intens menyuarakan gaji TNI-Polri Rp50 juta per bulan.

"Kami mengajak semua pihak bersedia untuk berpartisipasi dalam aksi serentak di Hari Kebangkitan Nasional 2018, sebagai bentuk dukungan terhadap tuntutan kenaikan gaji TNI-Polri," ujarnya.

Dengan kenaikan itu, Apriyanti berkeyakinan, idealisme dan komitmen TNI-Polri akan terjadi. Namun bila penghasilan anggota TNI-Polri tetap seperti sekarang, diprediksi berdampak sistemik terhadap keluarganya.

"Kitra mendorong terbentuknya gerakan kesejahteraan TNI-Polri di Indonesia. Momentum Hari Kebangkitan Nasional  sangat relevan mengingatkan kembali publik dan pemerintah dampak kemiskinan yang menjerat TNI-Polri," paparnya.

Apriyanti menerangkan, kampanye tersebut digelar serentak di sejumlah daerah serta melibatkan seluruh jaringan Kitra se-Indonesia. Kegiatan serupa, termasuk sosialisasi ke perguruan tinggi, akan kembali dilaksanakan di 100 kota saat Harkitnas, 20 Mei.

"Fokus pada pencapaian kesejahteraan TNI-Polri, agar terbangun sebuah kebijakan penghasilan yang mengakomodasi nilai kemanusiaan dan keindonesiaan, dan  mengambil tindakan untuk menyuarakan tuntutan dengan pesan utama 'Save Our Heroes'," pungkas dia.


500
komentar (0)