logo rilis

Hari Lupus Sedunia, Kenali Gejala si Penyakit Silent Killer!
Kontributor
Ning Triasih
10 Mei 2018, 16:30 WIB
Hari Lupus Sedunia, Kenali Gejala si Penyakit Silent Killer!
FOTO: Things Health

RILIS.ID, Jakarta— Setiap 10 Mei, diperingati Hari Lupus Sedunia. Lupus merupakan penyakit yang sering disebut silent killer.

Lupus dikenal sebagai Lupus Eritomatosus Sistemik (LES). Eritomatosus berarti kemerahan, sedangkan sistemik bermakna menyebar luas ke berbagai organ tubuh.

Baca Juga

Lupus adalah penyakit autoimun kronis. Artinya, penyakit ini menyerang sistem kekebalan tubuh. Imun yang seharusnya berfungsi sebagai pelindung tubuh mengalami kelainan.

Penyakit ini tergolong membahayakan dan mematikan, bahkan hampir sekelas kanker. Pasalnya, ketika seseorang jerserang lupus, tubuh tak lagi berfungsi dalam membedakan antara benda asing yang seharusnya dihancurkan dengan yang bermanfaat bagi tubuh itu sendiri.

Karena tak lagi dapat mengenali, akibatnya, yang diserang justru jaringan tubuh sendiri yang sehingga menyebabkan kerusakan pada organ tubuh, seperti paru-paru, ginjal, kulit, otak, jantung dan anggota tubuh lainnya.

Sederhananya, pada kondisi normal, sistem imun akan melindungi tubuh dari beragam bakteri, virus dan infeksi yang masuk. Tapi pada penderita lupus, sistem imun itu justru menyerang tubuhnya sendiri.

Celakanya, hingga kini penyebab penyakit lupus belum diketahui. Namun umumnya, penyakit ini lebih sering menyerang perempuan dibanding laki-laki.

Gejalan Penyakit Lupus

Awalnya, penderita lupus dikira menderita penyakit kulit, lantaran berupa kemerahan di sekitar hidung dan pipi, serta bercak-bercak merah di bagian wajah dan lengan.

Seseorang juga akan merasakan lelah berkepanjangan, rambut rontok parah, persendian kerap bengkak dan timbul sariawan. Namun, penyakit ini sebenarnya tak hanya menyerang kulit, tapi juga organ tubuh.

Untuk lebih jelasnya, secara umum, seseorang yang mengidap lupus memiliki gejala-gejala sebagai berikut:

1. Kulit mudah gosong akibat sinar matahari serta timbulnya gangguan pencernaan.

2. Sering merasa lemah, kelelahan yang berlebihan, demam dan pegal-pegal. Gejala ini akan dirasakan terutama pada masa aktif, sedangkan pada masa remisi (nonaktif) akan hilang.

3. Pada kulit, akan muncul ruam merah yang membentang di kedua pipi, mirip kupu-kupu. Kadang disebut (butterfly rash). Namun ruam merah menyerupai cakram bisa muncul di kulit seluruh tubuh, menonjol dan kadang-kadang bersisik. Melihat banyaknya gejala penyakit ini, maka wanita yang sudah terserang dua atau lebih gejala saja, harus dicurigai mengidap Lupus.

4. Anemia, diakibatkan oleh sel-sel darah merah yang dihancurkan oleh penyakit lupus.

5. Rambut sering rontok dan rasa lelah berlebihan.

Segera periksakan diri ke dokter jika mengalami gejala-gejala tersebut. Selamat Hari Lupus Sedunia!
 


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)