logo rilis
Hari Ini Ike Edwin-Zam Ajukan Gugatan Sengketa Pilkada ke Bawaslu Bandarlampung
Kontributor
Elvi R
26 Agustus 2020, 11:00 WIB
Hari Ini Ike Edwin-Zam Ajukan Gugatan Sengketa Pilkada ke Bawaslu Bandarlampung
Bakal Paslon Pilkada Bandarlampung Ike Edwin-Zam. FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Bandarlampung— Bakal pasangan calon perseorangan Ike Edwin-Zam Zanariah menegaskan, akan mengajukan gugatan sengketa pilkada ke Bawaslu Kota Bandarlampung. Hal ini terkait dengan hasil pleno rekapitulasi verifikasi faktual dukungan perbaikan.

"Rabu, 26 Agustus 2020 kami akan mengajukan gugatanya. Saya tetap mempertanyakan kenapa data rekapitulasi tingkat kota bisa tidak cocok, padahal KPU ada data lapangan kami pun ada data di lapangannya," kata Bakal Calon Wali Kota Bandarlampung dari jalur perseorangan Ike Edwin di Bandarlampung, Selasa (25/8/2020).

Dang Ike, sapaan akrabnya, bersama timnya pada hari ini mendatangi Kantor KPU Kota Bandarlampung, kemudian bertemu dengan empat anggota KPU setempat mulai pukul 16.50 hingga 20.00 WIB.

"Kami ke sini untuk bermusyawarah dan bertukar pikiran dengan KPU, ya, pokoknya baik-baik sajalah," katanya.

Sementara itu, anggota KPU Kota Bandarlapung Ferry Triatmojo menjelaskan bahwa kedatangan Ike Edwin dan timnya ke kantor KPU untuk berdiskusi sekaligus meminta penjelasan terkait dengan gugatan yang akan dilayangkan ke KPU yang akan dipersidangkan di Bawaslu Kota Bandarlampung.

"Jadi, intinya bakal pasangan calon akan menggugat KPU ke Bawaslu, kemudian beberapa dokumen yang belum dilengkapi diminta oleh mereka yakni berita acara pada rapat pleno atau BA7, ini yang diambil oleh mereka malam ini sebagai dasar gugatan ke Bawaslu," katanya menjelaskan.

Ia mengatakan bahwa dasar gugatan mereka masih sesuai dengan keberatan pada keputusan hasil rapat pleno, yaitu terkait dengan data yang diklaim oleh bakal pasangan calon yang berbeda dengan KPU.

"Menurut mereka ini belum tuntas maka akan gugat keputusan KPU. Akan tetapi, kami akan mempertahankan hasil rapat pleno tersebut dengan data-data yang dimiliki, bahkan KPU telah mengangkat tim penasihat hukum," katanya.

Sumber: Antara


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)


2020 | WWW.RILIS.ID