logo rilis
Harga Telur Ayam Naik, DPR Minta Kemendag Tinjau Pasar
Kontributor
Nailin In Saroh
12 Mei 2019, 18:00 WIB
Harga Telur Ayam Naik, DPR Minta Kemendag Tinjau Pasar
Pasar tradisional. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta pemerintah, dalam hal ini Kementerian Perdagangan (Kemendag) bersama Pemerintah Daerah (Pemda) untuk melakukan peninjauan langsung ke pasar terkait disparitas harga yang terjadi di lapangan. Khususnya, harga telur ayam dan kebutuhan pokok lainnya.

Pasalnya, harga telur ayam dalam beberapa hari terakhir di sejumlah pasar tradisional mulai mengalami kenaikan. Seperti harga telur ayam ras dijual seharga Rp 26.000 per kilogram yaitu diatas harga acuan pemerintah sebesar Rp 23.000 per kilogram.

“Peninjauan pasar dalam rangka melihat langsung mengenai disparitas harga telur ayam maupun kebutuhan pokok serta mengantisipasi kenaikan harga, salah satunya dengan melakukan pengecekan stok di setiap daerah serta kesiapan produsen dan distributor untuk menghadapi permintaan yang meningkat menjelang hari raya lebaran nanti,”ujar Bamsoet, Sabtu (11/5/2019).

Selain itu, Bamsoet juga meminta Kementerian Pertanian untuk melakukan operasi pasar di sejumlah pasar tradisional, guna menekan lonjakan harga. Serta mengevaluasi dan menambah stok yang ada sehingga dapat terjamin ketersediaan telur ayam maupun kebutuhan pokok lainnya selama bulan Ramadan hingga lebaran.

“Kemendag juga harus menjaga serta menjamin ketersediaan stok telur ayam agar tidak terjadinya lonjakan harga disaat bulan ramadan, mengingat rata-rata harga telur ayam di sejumlah pasar tradisional sudah mengalami kenaikan sebesar Rp3.000 per kilogram,” pungkasnya.

Editor: Elvi R




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID