logo rilis
Waduh! Gegara Dolar Harga Ayam Ikut Naik
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
11 Mei 2018, 15:20 WIB
Waduh! Gegara Dolar Harga Ayam Ikut Naik
Penjualan daging ayam. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma.

RILIS.ID, Jakarta— Kementerian Pertanian (Kementan) memberikan penjelasan terkait kenaikan harga daging ayam dan telur sebesar Rp500.

Menurut Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan, Agung Hendriadi, kenaikan dua komoditas pangan itu dipicu oleh naiknya harga pakan ternak tersebut. 

"Kenapa naik, karena harga pakan naik, yakni antara 100-150 rupiah per kilogram," kata Agung saat diskusi di kawasan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (11/5/2018). 

Agung mengatakan, kenaikan harga pakan ternak itu adalah imbas dari melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. 

Pasalnya, ada sejumlah pakan ternak yang memang masih impor dari luar negeri. "Itu karena ada penguatan dolar yang berpengaruh ke pakan. Khususnya konsentrat yang masih impor," ujarnya. 

Agung mengungkapkan, pihaknya akan segera bertemu dengan produsen ayam dan telur pada hari ini. Pertemuan itu, lanjutnya, diharapkan bisa mengeluarkan solusi atas kenaikan harga daging ayam dan telur tersebut. 

"Semoga saja kita bisa segera kendalikan," pungkasnya. 

Editor: Andi Mohammad Ikhbal


500
komentar (0)