logo rilis

Hakim Tolak Seluruh Gugatan HTI
Kontributor

07 Mei 2018, 13:49 WIB
Hakim Tolak Seluruh Gugatan HTI
Kantor Pusat Hizbut Tahrir Indonesia di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. FOTO: Ist

RILIS.ID, Jakarta— Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) DKI Jakarta menolak gugatan eks Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) untuk seluruhnya pada sidang pembacaan putusan di Jakarta, Senin (7/5/2018).

"Menolak gugatan penggugat untuk seluruhnya dan membebankan biaya perkara sebesar Rp445.000," ujar Hakim Ketua Tri Cahya Indra Permana saat membacakan putusan, beberapa saat lalu.

Putusan tersebut berdasarkan pertimbangan keterangan saksi-saksi dalam sidang. Regulasi juga menjadi acuan, di mana organisasi kemasyarakatan (ormas) dapat dibubarkan jika atheis, menyebarkan paham komunis, dan berupaya mengganti Pancasila.

HTI, menurut hakim, terbukti menyebarkan dan memperjuangkan paham khilafah. Itu, berdasarkan video Muktamar HTI 2013. Bagi hakim, khilafah diperkenankan selama masih sebatas konsep. 

"Bukti video Muktamar HTI 2013 menunjukkan, penggugat sudah melaksanakan muktamar khilafah, mengajak peserta menegakkan khilafah," kata Hakim Anggota Roni Erry.

"Fakta hukumnya dalam muktamar itu, Ketua Umum HTI mengajak mengubah prinsip kedaulatan rakyat menjadi kedaulatan di tangan Allah. Cukup bagi hakim menyatakan, bahwa penggugat telah terbukti wujudkan khilafah," imbuh dia.

Sebagai informasi, pemerintah membubarkan HTI melalui Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor AHU -30.AHA.01.08.2017 tentang pencabutan Keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor AHU-00282.60.10.2014 tentang Pengesahan Pendirian Perkumpulan HTI.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)