Home » Peristiwa » Nasional

Hakim Kusno Minta Kedua Pihak Tunjukkan Bukti Penetapan Tersangka Novanto

print this page Kamis, 7/12/2017 | 14:02

Hakim Tunggal Praperadilan Kusno. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma.

RILIS.ID, Jakarta— Hakim Tunggal Praperadilan Kusno meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa surat-surat hingga bukti proses penetapan tersangka Setya Novanto ke sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada esok hari, Jumat (8/12/2017).

Dia mengatakan, KPK harus membuktikan benar tidaknya poin keberatan dari tim kuasa hukum Novanto. Hal ini mengingat kuasa hukum telah menyatakan penetapan tersangka kliennya itu tidak sah karena KPK kurang alat bukti.

"Dalam praperadilan saya berpendapat  tidak semua bukti pokok diajukan. Yang terpenting berkaitan alat bukti apakah sudah ada 2 alat bukti cukup atau tidak," ungkapnya di sidang pengadilan negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Kamis (7/12/2017).

Permintaan yang sama juga dilayangkannya kepada kuasa hukum pemohon, dalam hal ini Setya Novanto. Ia mengatakan, pihak Novanto juga perlu membuktikan dugaannya bahwa penyidik menetapkan Novanto sebagai tersangka tanpa didukung dua alat bukti.

"Sesuai berita acara diberi kesempatan untuk mendalilkan diberi kesempatan menyangkal dalil-dalil mana yang disangkal, mana yang akan dibenarkan itulah yang akan kita buktikan," kata Dia.

Tak hanya itu saja, Hakim Kusno juga meminta agar kedua belah pihak mengajukan saksi. Jika waktunya cukup, maka esok hari langsung dijadwalkan pemeriksaan saksi, setelah agenda mendengar jawaban dari termohon atau KPK.

"Kalau bukti surat sudah selesai kita lanjutkan pemeriksaan saksi dari pemohon," ungkap Kusno.

Sementara itu Ketua tim kuasa hukum Setya Novanto, Ketut Mulya Arsana menyampaikan pihaknya akan membawa tiga orang saksi untuk menguatkan poin keberatannya itu. Namun Ia belum mau membeberkan siapa saja orang yang akan dijadikan saksi dari pihak Novanto.

Terpenting, tambahnya, saksi akan berbeda dari saksi yang diajukannya pada praperadilan pertama Setya Novanto. "Tidak (sama), berbeda. Nanti kita lihat karena kita masih belum pastikan karena masih pada di luar kota," paparnya.

Sementara itu, dari pihak KPK sendiri akan membawa sejumlah saksi untuk diperiksa oleh hakim. Kepala Biro Hukum KPK, Setiadi menyebut pihaknya yang jelas tidak memperlambat proses praperadilan. Oleh karenanya mereka juga siap memberikan jawaban atas poin keberatan Novanto esok hari.

"Kami untuk saksi kurang lebih 5 orang. Kalau diizinkan Jumat untuk pembacaan pembelaan kami dan pemeriksaan dokumen," tutup Setiadi.

Penulis Tari Oktaviani
Editor Sukarjito

Tags:

Setya NovantopraperadilanKPKkasus korupsi e-KTP