logo rilis
Hadiri Pemakaman Gogon Srimulat, Tukul Arwana Terus Terngiang Kelucuannya
Kontributor
Ning Triasih
16 Mei 2018, 17:07 WIB
Hadiri Pemakaman Gogon Srimulat, Tukul Arwana Terus Terngiang Kelucuannya
Tukul Arwana. FOTO: Instagram/@tukul_arwanaoficial

RILIS.ID, Jakarta— Pelawak sekaligus pembawa acara Tukul Arwana hadir di pemakaman Gogon Srimulat di  Bukur Ireng, Desa Bendan Banyudono, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Rabu (16/5/2018). Satu hal yang tak bisa dilupakan tukul dari sosok Gogon, kelucuannya yang disebut punya karakter.

"Saya yang tidak bisa dilupakan terhadap Mas Gogon, jenaka, kelucuannya, mempunyai karakter sehingga orang mudah mengenalnya," ucap Tukul di sela pemakaman jenazah Gogon Margono di  Boyolali, Rabu (16/5/2018) seperti dilansir ANTARA.

Atas kepergian Gogon, Tukul mengaku sangat kehilangan. Pasalnya, ia bertemu sosok yang khas dengan gaya rambut jambulnya itu di kelompok Srimulat sekitar 1999. Menurut Tukul, Gogon adalah pribadi yang unik, lucu dan serba bisa.

"Saya merasa kehilangan, tetapi semua milik Tuhan Yang Maha Esa. Jika Tuhan sudah menghendaki manusia pasrah. Dan, semoga pihak keluarga Mas Gogon diberikan ketabahan, kekuatan menerima ujian ini," imbuhnya.

Tukul pun menceritakan pengalamannya saat bersama almarhum. Kala itu, ia pergi ke luar negeri dan menginap satu kamar dengan Gogon. Tukul mengungkap, Gogon kerap melakukan adegan-adegan kocak, seperti tiba-tiba loncat dari tempat tidur lantaran katanya melihat benda warna putih. 

Diberitakan sebelumnya, Gogon meninggal pada Selasa (15/5) pagi kemarin di salah satu rumah sakit di Lampung. Sebelum mengembuskan napas terakhirnya, Gogon lebih dulu pingsan hingga akhirnya dilarikan ke rumah sakit. Diketahui, ia memiliki riwayat penyakit jantung, tapi selalu menolak untuk dioperasi.

Sayang, bukan kesembuhan, ia justru dipanggil Sang Pencipta di usia 58 tahun. Gogon pergi dengan meninggalkan seorang istri Sri Lestari, dan dua anak (Ari Mustika dan Nova Mustika), serta empat cucu.

Di hari pemakamannya, ratusan pelayat mulai dari saudara, rekan sesama seniman, hingga tetangga turut  mengantarkan Gogon ke tempat peristirahatan terakhirnya.


500
komentar (0)