logo rilis

Hadapi Revolusi Industri 4.0, Ini Tantangan Dosen
Kontributor
Elvi R
28 Maret 2018, 14:48 WIB
Hadapi Revolusi Industri 4.0, Ini Tantangan Dosen
Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir. FOTO: RILIS.ID/Tio Pirnando

RILIS.ID, Semarang— Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi M Nasir mengatakan, dosen harus memiliki kompetensi dasar dalam menghadapi revolusi industri 4.0.

"Kalau kompetensi dasar ini tidak punya, maka akan ngambang. Selain itu, dosen harus mempunyai kemampuan lain karena mahasiswa sekarang ini kritis maka harus dibangun komunikasi yang baik," kata Nasir pada pengarahan tentang revolusi industri 4.0 di Universitas Diponegoro, Rabu (28/3/2018).

Dia menyebut, kompetensi dasar yang dimaksud meliputi, kompetensi profesional terkait kedalaman akademik dan pengetahuan. Serta, kompetensi pedagogis terkait penguasaan dosen pada berbagai macam pendekatan.

Termasuk kompetensi kepribadian yakni kesanggupan dosen untuk menampilkan dirinya sebagai teladan. 

"Tidak lupa kompetensi sosial yakni kemampuan dosen untuk menghargai kemajemukan," ujarnya.

Nasir pun menyatakan dosen harus mengubah metode belajar lama. Seorang dosen harus punya rasa ingin tahu yang tinggi, kreatif, komunikatif, dan kolaborasi sesuai perkembangan zaman.

"Dosen tidak boleh menyebar kebohongan dan fitnah tapi harus bisa menginspirasi mahasiswa," ungkap Nasir.

Menurut Nasir, tantangan yang dihadapi dosen saat ini sangat beragam. Beberapa di antaranya, masuknya perguruan tinggi asing, majunya teknologi sampai karakteristik mahasiswa generasi milenial. 

"Dari sisi teknologi, ke depan formasi dosen akan digantikan dengan teknologi dan akan ada kesenjangan antara dosen dengan mahasiswa yang merupakan generasi milenium," jelasnya.

Sistem pembelajaran pun akan berubah, karena di era teknologi informasi, mahasiswa lebih banyak mendapatkan pengetahuan lewat internet.

"Kita tidak bisa membendung perubahan yang terjadi, tetapi kita harus mempersiapkan diri untuk perubahan itu," tambah dia.

Karena itu, dosen tidak bisa lagi terpaku pada kurikulum yang ada tapi harus melakukan perubahan-perubahan dalam menghadapi revolusi industri 4.0.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)