logo rilis

Habib Rizieq Dituding Sebar Fitnah, HRS Center: Tak Mungkin Imam Besar Bohong
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
02 April 2019, 14:00 WIB
Habib Rizieq Dituding Sebar Fitnah, HRS Center: Tak Mungkin Imam Besar Bohong
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Dubes RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel, menyebut Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, menyampaikan fitnah terkait Menlu Retno Marsudi menggalang kemenangan untuk capres-cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin kepada staf KJRI Jeddah dan KBRI Riyadh.

Menanggapi itu, Pendiri dan Ketum Habib Rizieq Syihab (HRS) Center, Abdul Chair Ramadhan, menegaskan, Rizieq Shihab tidak mungkin menyampaikan kebohongan. Apalagi, menurutnya, Rizieq adalah orang yang cerdas dan teliti terhadap segala informasi yang diterima. 

"Setiap informasi yang datang padanya pasti dilakukan ricek dan cek. Beliau dapat informasi itu valid. Tidak mungkin imam besar bohong. Yang mulia habib tidak pernah berkata bohong," tegas Abdul saat menjadi pembicara dalam Diskusi Publik bertajuk "DPT Bermasalah, Ancaman Legitimasi Pilpres" di Kantor Sekretariat Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Menteng, Jakarta, Selasa (2/4/2019).

Dia menjelaskan, Rizieq memang memberikan perintah kepada umat Islam di Indonesia agar teguh, ikhlas dalam mengawal capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Salah satunya, melakukan pengawasan dan melawan tindakan yang salah.

"Itu bukan printah imam besar, itu adalah perintah Allah," kata dia. 

Abdul mengungkapkan, dirinya juga dapat mendapatkan informasi langsung adanya salah satu parpol melakukan money politics atau politik uang untuk pilih capres dan caleg tertentu.

"Saya tidak sebutkan partainya dan capresnya. Ini hanya untuk meningkatkan kewaspadaan dini bahwa tindakan itu ada. Karenanya bagaimana peranan Bawaslu, Gakkumdu, saksi harus kuat untuk awasi proses pemungutan dan penghitungan suara," ungkap dia. 

Sebelumnya, Dubes RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel, menyesalkan pernyataan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab yang menyebut Menlu Retno Marsudi menggalang kemenangan untuk capres-cawapres Jokowi-Ma'ruf Amin kepada staf KJRI Jeddah dan KBRI Riyadh.

Agus menyebut, apa yang disampaikan Rizieq itu adalah fitnah.

"Sangat tidak benar Menlu RI datang ke Arab Saudi untuk mengarahkan KBRI dan KJRI untuk menyukseskan pasangan capres-cawapres tertentu. Tuduhan MRS dalam video yang dibuat di Kota Suci Madinah tersebut adalah merupakan fitnah," ungkap Agus.

Editor: Elvi R




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID