logo rilis

Habib Novel Ingatkan Kapitra soal Risiko Orang Munafik
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
19 Juli 2018, 18:08 WIB
Habib Novel Ingatkan Kapitra soal Risiko Orang Munafik
Prabowo Subianto saat bertemu Habib Rizieq di Mekah, Arab Saudi. FOTO: Istimewa untuk rilis.id

RILIS.ID, Jakarta— Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin mengaku tak mempermasalahkan keputusan Kapitra Ampera yang maju sebagai calon anggota legislatif dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Bahkan, katanya, Kapitra juga sempat melakukan komunikasi dengannya melalui aplikasi sosial media WhatsApp.

Dalam komunikasi itu, lanjut Novel, Kapitra mencoba untuk membela diri terkait pilihannya menjadi caleg dari PDIP. 

"Tadi pagi saya masih sempat dijapri (jalur pribadi) Kapitra dengan mengasih meme (gambar yang ada kata-katanya) membela diri kepada saya," kata Novel kepada rilis.id, Kamis (19/7/2018). 

Pentolan FPI yang terkenal dengan panggilan Habib Novel itu menuturkan, dirinya kemudian membalas pesan WhatsApp dari Kapitra tersebut. Dirinya lantas mengingatkan kepada mantan pengacara Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab itu terkait risiko menjadi orang munafik. 

"Saya balas dengan nasihat (Alquran) surat At-Taubah (ayat) 84, yaitu orang munafik jenazahnya haram masuk masjid walau dia pengurus masjid dan haram untuk disalatkan," ujarnya. 

Namun, ungkap Novel, Kapitra justru menantang nasihat darinya yang mengutip ayat suci Alquran tersebut.

"Malah dia menantang untuk jenazahnya dibakar saja. Dia sudah menantang nih, dan sudah siap rupanya dengan segala risikonya," tandasnya. 

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menyebut Kapitra Ampera sebagai salah satu caleg dari partainya. Nama Kapitra diumumkan maju sebagai caleg PDIP untuk Daerah Pemilihan (Dapil) Riau II.

Editor: Yayat R Cipasang


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)