logo rilis
Guru Banyak Disiksa, Ini Penyebabnya
Kontributor
Tio Pirnando
16 Februari 2018, 21:47 WIB
Guru Banyak Disiksa, Ini Penyebabnya
ILUSTRASI: Hafiz

RILIS.ID, Ambon— Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia (IGI) Muhammad Ramli Rahim mengatakan kekerasan yang kerap diterima para guru lantaran dipicu adanya stres akademik dalam dunia pendidikan. Dia menilai, hal itu yang menyebabkan terjadinya aksi pemukulan dan penganiayaan oleh siswa maupun wali murid.

Hal itu disampaikanya menganggapi terjadinya aksi kekerasan yang menimpa kepala sekolah SMP 4 Lolak, Sulawesi Utara. Dia dianiaya oleh orang tua murid lantaran tak terima anaknya ditegur oleh pihak sekolah.

"Ini sudah terjadi stres akademik disekolah. Stres akademik yang dimaksud itu mulai dari siswa, guru sampai ke wali murid," ujar Ramli di Ambon, Jumat (16/2/2018).

Ramli menerangkan, stres akademik terjadi karena dipicu oleh beratnya beban belajar peserta didik di sekolah. Saat ini murid dibebani dengan segudang mata pelajaran wajib yang direkomendasikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan mereka tak punya pilihan lain.

Selain itu, sambung Ramli, pakem sistem pembelajaran di Indonesia juga membuat siswa tidak mempunyai banyak pilihan terkait mata pelajaran yang disukai. Misalnya, Ramli memberikan contoh, siswa yang tidak tertarik dengan mata pelajaran matematika juga dipaksa harus mengikuti pelajaran tersebut.

"Ini  salah salah satu faktor  yang memicu stres akademik itu," ujar dia.

Editor:




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID