logo rilis
Gubernur Jatim Kirimkan Surat Teguran untuk Wakil Bupati Trenggalek, Ada Apa?
Kontributor
Budi Prasetyo
21 Januari 2019, 20:59 WIB
Gubernur Jatim Kirimkan Surat Teguran untuk Wakil Bupati Trenggalek, Ada Apa?
Gubernur Jawa Timur Soekarwo. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Surabaya— Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengirimkan surat teguran kepada Wakil Bupati Trenggalek Muhammad Nur Arifin. Sanksi itu diberikan karena yang bersangkutan meninggalkan tugas sebagai pejabat daerah selama hampir 10 hari. 

"Ini teguran pertama karena sesuai undang undang no 23 tahun 2014 lebih dari tujuh hari tidak melaksanakan tugas," kata Soekarwo di Grahadi pada Senin (21/1/2019).

Soekarwo mengatakan, Pemprov Jatim telah menerima surat tembusan dari Pemkab Trenggalek tentang Wabup Nur Arifin yang mangkir dari tugas selama 10 hari pada tanggal berapa 19 Januari 2019 lalu. 

"Kami mendapatkan informasi dari Pak Bupati Trenggalek yang suratnya tanggal 19 Januari 2019 hari sabtu sore kami menerima dan mendapatkan laporan wakil bupati Trenggalek tidak ada di tempat dan tidak melaksanakan sebagai pejabat negara," katanya. 

Menurut Soekarwo, seusai dengan Undang-Undang No 23 tahun 2014 pasal 77 ayat 3 wakil bupati atau bupati meninggalkan tempat kerja lebih dari tujuh hari dan tidak izin akan dikenai sanksi teguran tertulis dari gubernur kepada bupati walikota. 

Sedangkan pada ayat 4 pasal 77 ini jika sanksi dua kali diwajibkan ikut program pembinaan khusus di Kemendagri.  

Satu minggu setelah dikeluarkan sanksi diusulkan pendidikan tiga bulan tidak berubah diberhentikan sementara oleh MA. 

 "Pasal 76 ayat (1) meninggalkan tugas berturut turut untuk bupati walikota maka dikenakan sanksi,"  katanya.

Editor: Elvi R




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID