logo rilis
Golkar Prihatin Jika Kadernya Benar Terjaring OTT
Kontributor
Nailin In Saroh
27 Maret 2019, 22:59 WIB
Golkar Prihatin Jika Kadernya Benar Terjaring OTT
Ketua Sayap Perempuan Golkar, Hetifah Sjaifudian. FOTO: RILIS.ID/Armidis Fahmi

RILIS.ID, Jakarta— Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Anggota DPR dari Fraksi Golkar pada Rabu (27/3/2019) malam.

Menanggapi kabar tersebut, Anggota Fraksi Golkar Hetifah Sjaifudian mengatakan belum ada informasi terkait rekannya yang terjaring OTT.

"Jadi, kami tadi baru selesai rapat buat kampanye akbar di DPP Golkar, lalu dapat info itu. Kita juga nunggu dari media. Belum ada pernyataan dari komisi atau fraksi. Kita baru bisik-bisik aja 'bener nggak ya?," ujar Hetifah saat dikonfirmasi, Rabu (27/3) malam.

Hetifah mengaku prihatin apabila benar ada anggota DPR dari Fraksi Golkar yang ditangkap KPK. Ditambah, belum lama lagi partai berlambang pohon beringin itu akan bekkompetisi pada gelaran Pilkada Serentak pada 17 April 2019.

"Ya kita sedih-sedih. Kita prihatin kalau itu benar, tapi kan belum ada kepastian. Karena meningkatkan kepercayaan publik nggak mudah, Golkar juga lumayan ada kenaikan dengan berbagai upaya, kita kemana-mana," ungkap Hetifah.

Legislator yang juga caleg Kalimantan Timur itu berharap, kabar OTT ini tidak membuat Golkar patah arang dalam upaya memenangkan Pemilu 2019.

"Semoga tidak melemahkan semangat Golkar karena, kita lagi mencoba meyakinkan publik. Apalagi tinggal 20 hari jelang pemilu. Mudah-mudahan nggak bener lah," katanya.

Sementara, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan ada kegiatan dari tim penindakan di Jakarta, Rabu (27/9) malam.

"Benar ada kegiatan KPK di Jakarta," kata Ketua KPK Agus Rahardjo saat dikonfirmasi di Jakarta.

Dalam kegiatan penindakan itu, KPK dikabarkan turut mengamankan anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Bowo Sidik Pangarso.

Adapun Komisi VI membidangi perdagangan, perindustrian, investasi, koperasi, UKM dan BUMN serta standarisasi nasional.

Namun, KPK belum menjelaskan lebih lanjut kasus apa dalam kegiatan penindakan kali ini.

"Tunggu konpers besok saja," ucap Agus.

Editor: Elvi R




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID