logo rilis

Golkar Luncurkan 4G, Apa Itu?
Kontributor
Yayat R Cipasang
24 Maret 2018, 23:57 WIB
Golkar Luncurkan 4G, Apa Itu?
Korbid Pemenangan Pemilu Sumatera DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Komitmen dan sikap Golkar pada periode kepemimpinan Airlangga Hartarto cukup jelas terhadap isu korupsi. Salah satu keputusan penting dalam Rakernas kemarin adalah dikukuhkannya tagline kampanye Partai Golkar dalam menghadapi Pemilu dan Pilpres dengan memasukkan diksi "Bersih" di dalamnya. 

Pernyataan itu dikemukakan Korbid Pemenangan Pemilu Sumatera DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia dalam keterangan yang disampaikan kepada rilis.id, Sabtu (24/3/2018).

"Setelah beberapa kali berubah-ubah, diuji coba, kemudian mendapat feedback, akhirnya diputuskan pada Rapat Pleno DPP beberapa hari sebelumnya dan kemudian dikukuhkan menjadi keputusan Rakernas bahwa tagline Pileg: 4G: Golkar Bersih, Golkar Bangkit, Golkar Maju, Golkar Menang. Sementara tagline untuk Pilpres adalah 4G: Golkar Bersih, Golkar Maju, Golkar Menang, Jokowi 2 Periode," ujarnya.

Menurut Doli, Golkar memang memiliki niat, dasar filosofis, tujuan, dan cita-cita yang mulia ingin membangun Indonesia yang bebas dari korupsi dengan menegaskan diksi "Bersih" dalam tema, isu, dan tagline kampanyenya. 

"Bukan hanya sekadar komitmen dan tagline, Golkar pun sudah menunjukkan sikap tegasnya terkait isu pemberantasan korupsi. Golkar mendukung penuh upaya KPK, termasuk langkah-langkah yang dilakukan akhir-akhir ini, dan Golkar telah melakukan tindakan tegas organisatoris terhadap kader/pimpinan partai yang terjerat korupsi," kata Doli.

Doli juga mengapresiasi mantan Ketua Umum Golkar Setya Novanto yang dengan kesadaran barunya membantu KPK untuk mengungkap dan menuntaskan kasus megaskandal korupsi e-KTP. 

"Saya kira KPK harus lebih serius dan sungguh-sungguh menyikapi kesadaran serta niat yang ditunjukkan Pak Setya Novanto itu. KPK harus benar-benar objektif dan tidak tebang pilih. Termasuk bila juga masih ada kader Golkar yang disebut-sebut. Walaupun kami tidak mengingkan itu benar-benar terjadi. Itulah komitmen Golkar," pungkasnya.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)