Home » Peristiwa » Nasional

Golkar Sebut Keluar dari Pansus karena Kehendak Rakyat

print this page Kamis, 12/10/2017 | 21:45

Ketua Pansus Hak Angket KPK dari Fraksi Partai Golkar Agun Gunandjar menyampaikan laporan kerja Pansus dalam sidang paripurna di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (26/9/2017). Dalam laporannya Pansus Angket KPK meminta perpanjangan masa kerja karena belum mendapat keterangan dari pihak KPK. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Ketua Pemenangan Pemilu Sumatera I DPP Partai Golkar, Andi Sinulingga mengungkapkan alasan partainya keluar dari Panitia Khusus Hak Angket terhadap KPK. Menurutnya, Golkar keluar dari Pansus karena kehendak rakyat.

"Golkar tidak boleh memposisikan dirinya berhadap-hadapan dengan kehendak rakyat karena suara Golkar suara rakyat. Moto ini harus ditunjukan dalam perilaku, tidak hanya sebatas slogan saja," ungkap dia saat dihubungi, Kamis (12/10/2017).

Ia pun mengingatkan agar keluarga besar partai lambang pohon beringin itu untuk selalu menunjukkan diri sebagai partai antikorupsi.

"Golkar tidak boleh memposisikan dirinya head to head berlawanan dengan KPK sebagai institusi penegak hukum yang masih dipercaya masyarakat Indonesia," kata Andi.

Andi menyebutkan, jika Golkar ingin melawan KPK maka sama saja partai lambang beringin itu berhadapan dengan rakyat.

Ketika ditanya kenapa baru saat ini dirinya menyampaikan pernyataan itu, Andi menyebutkan, bahwa dirinya sudah lama meminta agar Golkar mendukung KPK, salah satunya melalui usulan agar fraksi Golkar keluar dari Pansus Hak Angket KPK.

"Lu lihat dong usulan gua minta Golkar keluar dari Pansus, di mana gua ingin mengusulkan agar Golkar keluar dari pansus," sebut dia.

Andi menyebutkan, saran yang disampaikannya itu juga telah dibahas dalam rapat pleno Partai Golkar pada Rabu (11/10) kemarin.

"Bahasanya Nusron kemarin di rapat, mencari exit strategi. Ga ada yang terlambat, tapi disampaikan pada saat yang tepat, bukan soal terlambat atau tidak terlambat," tandas dia.

Penulis Zulhefi Sikumbang
Editor Eroby JF

Tags:

Partai GolkarPansus Hak Angket KPKHak Angket KPK

loading...