logo rilis
Golkar Desak Audisi Cawapres untuk Jokowi
Kontributor
Sukardjito
03 April 2018, 13:24 WIB
Golkar Desak Audisi Cawapres untuk Jokowi
Presiden Jokowi. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma.

RILIS.ID, Jakarta— Wakil Ketua Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Sumatera DPP Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, mengusulkan diberlakukannya tahap penjaringan dan seleksi serta nominasi calon wakil presiden pendamping Joko Widodo dalam Pilpres 2019.

"Kami berharap memasuki bulan April ini sudah ada pembicaraan yang cukup serius di antara sesama partai politik pendukung Pak Jokowi terkait persiapan penetapan cawapres, setidaknya sudah ada kesepakatan tentang mekanisme penetapan, tentu dengan melibatkan Pak Jokowi di dalamnya sebagai capres. Mungkin perlu dipertimbangkan adanya tahap penjaringan dan tahap seleksi serta nominasi calon," ujar Doli di Jakarta, Selasa (3/4/2018).

Doli menilai kedua tahap itu diperlukan agar dalam konteks pembangunan demokrasi Indonesia, penetapan itu benar-benar memenuhi syarat terjadinya proses rekrutmen kepemimpinan politik berdasarkan interaksi antara partai politik dengan institusi atau kelompok masyarakat.

Selain itu pentingnya tahap seleksi dan nominasi agar semua bakal cawapres sungguh-sungguh mempersiapkan diri, terutama tentang visi Indonesia ke depan yang sejalan dengan visi Jokowi.

Dia menekankan gagasan dan konsep agar Indonesia dapat menyelesaikan 'pekerjaan rumah' saat ini dan menjadi semakin maju, harus dimiliki para bakal cawapres, selain rekam jejak kepemimpinan yang mungkin sudah teruji selama ini di masing-masing partai ataupun institusi.

"Interaksi dengan masyarakat yang dilakukan melalui tahapan-tahapan itu sekaligus juga dapat menjadi alat uji apakah elektabilitas para bakal cawapres bisa ikut menambah elektabilitas Pak Jokowi," jelas dia.

Persiapan Golkar Doli mengatakan walaupun Golkar dalam posisi menyerahkan sepenuhnya pilihan cawapres kepada Jokowi, Golkar telah melakukan persiapan manakala Jokowi menjatuhkan pilihan kepada Golkar.

Dia menegaskan saat ini dukungan internal partai kepada Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto sebagai bakal cawapres bukanlah sekadar berorientasi kekuasaan semata.

"Kami telah mempersiapkan Visi Indonesia 2030, yang merupakan target yang melengkapi Konsep Negara Kesejahteraan Indonesia 2045 yang telah disusun Golkar sejak periode lalu. Visi Indonesia 2030 yang akan di 'launching' dalam waktu dekat, dirumuskan atas arahan Pak Jokowi dan terkait juga dengan posisi Pak Airlangga sebagai Menteri Perindustrian, akan menjadi satu paket dengan pencalonan capres-cawapres Golkar," kata dia.

Selain itu juga Golkar menurut Doli, telah membentuk kelompok-kelompok relawan pemenangan Jokowi, seperti Jangkar Bejo dan Gojo.

"Jadi Golkar sudah siap dalam menghadapi pileg dan pilpres, baik software maupun hardware. Siap dengan sumber daya manusianya dan juga siap dengan visi dan konsepnya," terang Doli.

Sumber: ANTARA


500
komentar (0)