logo rilis
Golkar Coret Caleg Terlibat Narkoba
Kontributor
Kurniati
22 Mei 2018, 16:18 WIB
Golkar Coret Caleg Terlibat Narkoba
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Banjarmasin— Partai Golkar akan mencoret atau membatalkan calon anggota legislatif (caleg) jika terlibat Narkoba, baik sebagai pemakai, pengedar atau penjual.

"Begitu pula kalau ada caleg dari kader partai kami yang terlibat kriminal, terlebih melakukan tindak pidana korupsi, pasti kena coret," ujar Ketua Harian Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kalimantan Selatan (Kalsel), Supian HK, usai orientasi fungsionaris partai politik (parpol) tersebut di Banjarmasin, Selasa (22/5/2018).

Menurut politikus senior Partai Golkar yang mendapat gelar kehormatan doktor tersebut, tindakan tegas berupa pencoretan caleg yang terlibat narkoba serta tindak pidana korupsi tersebut sesuai jargon Partai Golkar belakangan ini.

"Jargon Partai Golkar tersebut yaitu Golkar Bersih, Golkar Bangkit, Golkar Maju, Golkar Menang," ucap Supian HK yang juga Ketua Komisi III Bidang Pembangunan dan Infrastruktur DPRD Kalsel.

Pasalnya, lanjut wakil rakyat asal daerah pemilihan Kalsel V/Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Balangan dan Kabupaten Tabalong itu, jika tidak bersih sulit bagi Partai Golkar untuk bisa bangkit dan maju.

"Apalagi buat menang pada Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2019, jika tidak bersih. Karena bersih itu dasar utama bagi Partai Golkar bisa bangkit, maju dan menang," tegasnya.

Menjawab pertanyaan, apakah tidak akan kekurangan orang dengan mencoret caleg terlibat narkoba dan tindak pidana korupsi? Dia menyatakan, hal tersebut tidak masalah, karena Partai Golkar sudah banyak menyiapkan kader untuk mencaleg.

Sebagai contoh, lanjutnya, dalam orientasi fungsionaris Partai Golkar Kalsel selama lima hari lalu meluluskan ratusan orang yang memungkinkan mencaleg pada Pemilu 2019.

"Yang terpenting bagi Partai Golkar kadernya yang mencaleg harus besih, disamping mempunyai komitmen yang tinggi sebagai wakil rakyat," tambah Supian HK.

Pada Pemilu 2014 Partai Golkar berhasil meraih 13 dari 55 keanggotaan DPRD Kalsel.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)