logo rilis
Golkar Bantah Koalisi Jokowi Pecah karena Rebutan Cawapres
Kontributor
Nailin In Saroh
23 April 2018, 11:42 WIB
Golkar Bantah Koalisi Jokowi Pecah karena Rebutan Cawapres
Anggota DPR RI, Ace Hasan Syadzily. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily, membantah koalisi pendukung Joko Widodo (Jokowi) rapuh. Menurutnya, partai-partai pendukung capres petahana itu masih tetap solid, meskipun masing-masing Parpol mengajukan cawapres.

"Tidak benar koalisi pendukung Pak Jokowi rapuh. Kita masih solid, tidak tergantung kepada siapa calon Wapres yang akan dipilih sama Pak Jokowi," ujar Ace di Jakarta, Senin (23/4/2018).

Meskipun partai politik pendukung Jokowi seperti PKB atau Hanura mengusulkan nama Cawapres, kata Ace, itu tidak terpengaruh terhadap kesolidan koalisi. Hal itu, menurutnya wajar dan merupakan bagian dari aspirasi. 

Lagipula sejauh ini, lanjutnya, belum pernah dibicarakan secara resmi soal keputusan Jokowi di antara parpol. "Belum pernah dibicarakan secara resmi di antara kami," katanya.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI ini pun menegaskan, dukungan Partai Golkar kepada Jokowi bukan hanya karena soal jabatan Cawapres. 

"Kami sangat percaya bahwa Pak Jokowi pada saatnya akan membicarakan soal Cawapres pada waktu yang sangat tepat," tandasnya.

Sekedar diketahui, partai politik pendukung pemerintah mengusung kadernya sebagai calon wakil presiden pendamping Jokowi. Di antaranya, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Hanura Wiranto, bahkan kabarnya Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua Umum PPP Romahurmuziy juga melakukan hal yang sama.

Editor: Sukma Alam


500
komentar (0)