logo rilis

​​Golkar Ancang-ancang Interpelasi Anies
Kontributor

29 Maret 2018, 22:39 WIB
​​Golkar Ancang-ancang Interpelasi Anies
Penasihat Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Jakarta, Ashraf Ali. FOTO: RILIS.ID/Fatah Sidik

RILIS.ID, Jakarta— Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Jakarta berencana menginterpelasi Gubernur Anies Ba??swedan. Wacana muncul pascaterbitnya Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP) Ombudsman terkait malaadministrasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dalam penataan Tanah Abang.

"Soal interpelasi, Golkar DKI tunggu saja respons gubernur," ujar Penasihat Fraksi Golkar DPRD DKI, Ashraf Ali, di Gedung DPRD DKI, Jakarta, Kamis (29/3/2018).

Jika Pemprov DKI menjalankan rekomendasi Ombudsman, janjinya, partai beringin takkan mengajukan interpelasi. "Kalau enggak (dijalankan), pelanggaran," jelasnya.

Anggota Komisi E DPRD DKI ini menambahkan, Golkar bakal bertemu Anies dalam waktu dekat dan menyinggung masalah tersebut. "Kita lagi minta waktu untuk berdialog," tutup Ashraf.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Ombudsman Jakarta Raya, Dominikus Dulu, meminta Pemprov DKI melakukan perbaikan atas kebijakannya dalam menata pedagang kaki lima di Jalan Jatibaru Raya, Tanah Abang. Jika tak dilakukan, bakal diberikan sanksi.

"Bilamana dalam 30 hari ke depan belum ada tindakan korektif oleh Pemprov DKI, maka laporan hasil ini akan kami tingkatkan menjadi rekomendasi oleh ORI Perwakilan Jakarta Raya. Jika tetap tidak dilakukan, sanksi yang akan diberikan menyangkut sanksi administrasi," ujarnya, Senin (26/3).

Baca: Pemprov DKI Diingatkan Lakukan Perbaikan Penataan PKL Tanah Abang

Dimintai tanggapan, Pemprov DKI sampai kini belum merespons lantaran ingin mempelajarinya dulu. Sebab, kata Anies, "Laporannya, kan panjang."

"Kalau menghormati itu, dibaca lengkap baru direspons. Itu cara menghormati. Dibaca, disimak, dipelajari, karena itulah cara kita menghormati. Dari situ, baru kita respons," imbuh mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini.

Baca: Anies Pelajari Laporan Ombudsman soal Tanah Abang


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)