Home » Peristiwa » Nasional

GMPG: Setya Novanto Tak Rela Lepas Jabatan Ketua Umum Golkar

print this page Rabu, 15/11/2017 | 09:05

Ketua Umum Golkar Setya Novanto. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma.

RILIS.ID, Jakarta— Inisiator Gerakan Muda Partai Golkar Mirwan BZ Vauly memprediksi,  Setya Novanto tak akan rela kursi Ketua Umum Partai Golkar dilepaskan alias legowo mundur. 

"Kita dapat berkaca kepada tampilan  proses kasus hukumnya dengan KPK saat ini. Kewajiban dan kepatuhan sebagai warga negara apalagi sebagai seorang pejabat negara dan pemimpin partai politik, memenuhi panggilan institusi penegak hukum negara itu wajib hukumnya. Itu saja ia tidak perduli, apalagi hanya sekedar meminta legowo mundur dari ketua umum partai, justru pihaknya sibuk memproduksi aneka rupa alasan hanya untuk sekedar menghindari panggilan," kata Mirwan di Jakarta,  Rabu (15/11/2017).

Perilaku politik yang ditampilkan Setya Novanto kepada publik, terlihat jelas pemahaman yang ia gunakan melihat keberadaan Institusi penegak hukum itu hanya sekedar alat kekuasaan semata saja, tidak lebih. 

"Bukan pemahaman bahwa hukum itu adalah fondasi bangunan adab hidup bersama, berbangsa dan bernegara. Karena itu selalu berusaha sekuat tenaga mendekati dan mempengaruhi pemegang kekuasaan," kata Mirwan. 

Pemahaman soal reputasi, citra baik maupun citra buruk kelihatannya sama saja, bukan hal yang istimewa. Nampaknya yang terpenting baginya adalah dirinya lolos dan selamat. Karena itu tidak heran akrobat perlawanannya pada penegak hukum baik perilaku maupun argumentasi yang diutarakan kadang meremas-remas akal sehat kita. Lupa bahwa pada posisinya sebagai pejabat publik tersemat nilai-nilai luhur nan agung yang harus diemban dengan baik. 

"Semakin nyata bagi kita bahwa Setya Novanto selaku pemegang mandat ketua umum partai, tidak lagi bekerja untuk tujuan-tujuan luhur dan tujuan politik partai sesuai tagline suara Golkar suara rakyat, atau Golkar adalah sahabat rakyat," ungkap Mirwan. 

Oleh karena itu,  ia mengimbau dan mengharapkan kepada Pimpinan, Pengurus dan kader Partai Golkar di seluruh propinsi dan kabupaten atau kota seluruh Indonesia, tidak perlu lagi menunggu Setya Novanto legowo mengundurkan diri dari Jabatan Ketua Umum Partai Golkar. Permintaan itu sangat mustahil dikabulkan. 

"Saatnya keluarga besar Partai Golkar secara jernih dan bijaksana mencabut mandat tersebut sesuai mekanisme partai. Dengan cara menggelar munaslub secepatnya dan memilih ketua umum yang baru.  Mengingat event politik semakin didepan mata," pungkas Mirwan.

Penulis Zul Sikumbang
Editor Sukarjito

Tags:

Setya NovantoGolkarGMPG

loading...