logo rilis
Getar Sosialisasikan Pengendalian Tembakau di Lampung
Kontributor
Elvi R
26 Maret 2018, 06:30 WIB
Getar Sosialisasikan Pengendalian Tembakau di Lampung
Demo pengendalian tembakau. FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Bandarlampung— Komunitas Generasi Tanpa Rokok (Getar) Lampung menyosialisasikan pengendalian tembakau dengan mengajak perokok menukar rokoknya dengan cokelat.

Ismen Muchtar, pegiat antirokok menjelaskan Komunitas Getar Lampung ingin menyelamatkan generasi muda dari kecanduan rokok. "Kalau sudah kecanduan sulit berhenti, jangan wariskan kebiasaan ini kepada yang lain," ujar dia, di Bandarlampung, Minggu (25/3/2018).

Dia menilai, saat ini industri rokok menyasar anak muda melalui donasi di bidang olahraga dan musik.

"Padahal rokok justru merusak, kesannya saat ini iklan rokok ke olahraga dan musik, sementara pengeluaran untuk rokok lebih besar, dengan satu bungkus rokok setara dengan satu kilogram telur," ujar Ismen pula.

Eni Muslihah pegiat Getar Lampung mengatakan, hanya sedikit pengunjung Car Free Day di Tugu Adipura Bandarlampung yang bersedia menukarkan rokoknya dengan cokelat.

"Dalam sosialisasi yang kami lakukan, seperti penjual balon, siomay dan lainnya, pedagang mengaku dalam sehari bisa menghabiskan rokok antara 2-3 bungkus," katanya lagi.

Pengeluaran untuk rokok saja, menurutnya, tidak sebanding dengan pendapatan bersih para pedagang tersebut.

"Uniknya lagi, mereka sebenarnya tidak menginginkan anak mereka atau generasi muda juga menjadi perokok," katanya lagi.

Sebanyak 50 relawan pemuda mencoba mengajak perokok menukarkan cokelatnya.

Getar Lampung berhasil mengumpulkan lima batang rokok dari masyarakat. "Yang terpenting pesan kami tentang bahaya merokok sudah tersampaikan ke masyarakat meskipun pelan perubahannya," ujar dia lagi.

Getar Lampung juga membuat pohon harapan berupa komentar warga yang mengikuti Car Free Day di Tugu Adipura. Puluhan komentar warga dipajang pada batang pohon yang dihias.

Kegiatan itu juga sekaligus sosialisasi logo Getar Lampung serta memberikan hadiah kepada ketiga pemenang lomba desain logo yang diadakan sejak Januari 2018.

Saat ini, hampir 70 persen laki-laki merokok atau dua dari tiga laki-laki merokok.

Ke depan, Getar Lampung akan membuat program kreatif berupa lomba poster untuk menyaingi iklan rokok yang akan dipasang di pusat Kota Bandarlampung.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)