logo rilis

Gerindra: Wiranto Sandera SBY lewat Kasus Century agar Demokrat Dukung Jokowi
Kontributor
Nailin In Saroh
19 April 2018, 16:11 WIB
Gerindra: Wiranto Sandera SBY lewat Kasus Century agar Demokrat Dukung Jokowi
Jokowi - SBY

RILIS.ID, Jakarta— Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Ferry Juliantono menilai, pemerintah melalui Menko Polhukam, Wiranto, tengah menyandera Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), untuk mendukung Joko Widodo dalam Pilpres 2019.

Penyanderaan tersebut, menurutnya, lewat kasus Bank Century yang melibatkan mantan Guberunur Bank Indonesia Boediono yang dikabarkan akan ditersangkakan.

"Itu kali ingin ditetapkannya Pak Boediono jadi tersangka. Jadi, Pak Wiranto mungkin memberitahu perkembangan ke Pak SBY. Atau juga pak Wiranto menyandera Pak SBY, kalau gitu Demokrat dukung Pak Jokowi saja. Pasti kurang lebih itu," kata Ferry saat menghadiri hasil survei Pilkada Jawa Barat di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (19/4/2018).

Namun kemudian, Ferry meralat pernyataannya. Bukan menyandera, kata dia, tetapi pertemuan itu untuk menanggapi kasus Century yang kini tengah digarap Komisi Pemberantasan Korupsi.

Sebagaimana diketahui, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan meminta KPK untuk segera menetapkan Boediono sebagai tersangka. Kasus tersebut, dinilai bisa ditukar dengan dukungan Demokrat ke pemerintah.

"Ya bukan menyandera tapi mengharapkan Demokrat dan Pak SBY mendukung Pak Jokowi. Tapi pasti perkembangan Pak Boediono, ini kan dalam waktu dekat harus ditanggapi oleh KPK. Sebagai dari bagian yang terpisahkan pasca keputusan praperadilan," papar dia.

Ia memandang, Bediono yang pernah mendampingi SBY selama lima tahun di pemerintahan itu akan menjadi kunci agar SBY mendukung Jokowi di Pilpres 2019.

"Oleh karena itu kalau menyangkut nama Pak Boediono, itu kan orang relatif dekat dengan Pak SBY: Pak Wiranto atas nama presiden menyampaikan, kemungkinannya seperti itu. Sekalian nanti 2019 Pak SBY dukung Pak Jokowi. Ya tapi silakan dikonfirmasi saja," bebernya.

Editor:


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)