logo rilis

Gerindra Sebut Tudingan SBY Masukan Bagi Aparat
Kontributor
Nailin In Saroh
24 Juni 2018, 20:30 WIB
Gerindra Sebut Tudingan SBY Masukan Bagi Aparat
Ketua Umum Partai Demokrat SoesiloBambang Yudhoyono, FOTO: RILIS.ID

RILIS.ID, Jakarta— Wasekjen Partai Gerindra Andre Rosiade menilai positif ucapan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menuding aparat tidak netral dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Menurutnya, presiden yang pernah menjabat dua periode ini tentu tak asal bicara soal adanya anggota BIN, Polri, dan TNI yang diutus khusus mengawal gelaran pesta demokrasi.

"Pak SBY, presiden Republik Indonesia 10 tahun, dua periode, beliau masih punya jaringan, baik di TNI, Polri, BIN, jadi pasti, Pak SBY tidak asal bicara, tentu ada yang memberikan laporan ke beliau," ujar Andre saat dihubungi di Jakarta, Minggu (24/6/2018).

Andre menilai, tudingan SBY harus menjadi masukan dan introspeksi bagi tiga intititusi tersebut. Agar jangan mengorbankan reformasi dan demokrasi untuk kepentingan penguasa. 

"Bila tiga institusi tersebut tidak netral dan condong pada penguasa, maka rezim bisa tumbang seperti zaman Soeharto, kalau rakyat merasakan ketidakadilan," tegaa Andre.

Gerindra menilai, peringatan dari SBY bagus sebagai koreksi kepada tiga lembaga hukum itu. Apalagi, jaringan SBY masih sangat kuat.

"Masa sih SBY sudah kehilangan jaringan? Begitu banyak tentara yang dingkat melalui Kepres beliau, begitu banyak polisi yang diangkat jabatan melalui Kepres beliau, begitu juga di BIN. Jadi itu tidak mungkin asal ngomong. Apalagi SBY selama ini orang yang selalu hati-hati, berbicara terjaga, tiba-tiba marah pasti ada sesuatu," paparnya.
 


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)