logo rilis

Gerindra Sangkal Pertemuan Prabowo dan Amien Rais di Mekah sebagai Umrah Politik
Kontributor
Zul Sikumbang
02 Juni 2018, 23:53 WIB
Gerindra Sangkal Pertemuan Prabowo dan Amien Rais di Mekah sebagai Umrah Politik
Prabowo Subianto, Amien Rais dan Habib Rizieq bertemu di Mekah, Arab Saudi. FOTO: Istimewa untuk rilis.id

RILIS.ID, Jakarta— Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani menegaskan, tidak ada istilah umroh politik. Ia mengingatkan pihak-pihak tertentu untuk tidak mencampuradukkan antara ibadah dan politik.

Hal itu dikatakan Muzani usai melakukan Sosialisasi 4 Pilar sekaligus buka puasa bersama di rumah Ketua DPD Forum Keluarga Besar Betawi (Forkabi) Abdul Ghoni di Jakarta Selatan, Sabtu (2/6/2018).

“Sebagai sebuah langkah ibadah dan secara kebetulan. Umroh ya umroh, tidak ada umroh politik. Kalau kemudian umroh itu ditanggapi dengan aneka rasa, aneka ragam itu biasa,” kata Muzani.

Ia menceritakan, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto melaksanakan umroh pada bulan suci Ramadan ini. Rencana umroh tersebut dilakukan sepulang dari perjalanan selama beberapa hari di Eropa.

“Pak Prabowo sebelum ke Mekah itu melakukan perjalanan ke Eropa dan selesai itu akan melakukan umrah. Dan Pak Prabowo dapat kabar bahwa Pak Amien Rais sekitar tanggal 1 dan 2 Juni akan melakukan umroh dan akhirnya waktunya dipersamakan,” cerita Muzani.

Sebelumnya, politisi PPP menyebutkan rencana pertemuan antara Prabowo dan Amien Rais di Mekah sembari umroh adalah umroh politik.

"Niat awalnya umrah tapi kemudian dilanjutkan silaturahmi politik ke tokoh-tokoh. Maka kemudian tidak bisa menyalahkan kalau publik menilainya sebagai umrah politik," ujar Wasekjen PPP Achmad Baidowi.

Editor: Yayat R Cipasang


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)