logo rilis
Gerindra: Paslon Lain Lanjutkan Jokowi, Sudrajat-Syaikhu Ganti Presiden
Kontributor
Nailin In Saroh
17 Mei 2018, 12:33 WIB
Gerindra: Paslon Lain Lanjutkan Jokowi, Sudrajat-Syaikhu Ganti Presiden
Ketua DPP Gerindra Sodik Mudjahid. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Sikap pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat, Sudrajat-Ahmad Syaikhu, membentangkan kaus "2018 Asyik Menang, 2019 Ganti Presiden" saat debat kandidat, Depok, Senin (14/5/2018), menuai polemik. Dikabarkan, sikap tersebut sudah ditegur oleh Bawaslu.

Menanggapi itu, Ketua DPP Gerindra Sodik Mudjahid mempertanyakan validitas teguran tersebut. 

"Di cek dulu apa sudah benar ada teguran?" ujarnya di Jakarta, Kamis (17/5/2018).

Lebih lanjut, Sodik mengklaim, ganti presiden dan tetap adalah salah satu visi dan program semua paslon Jawa Barat. "Misi paslon Rindu, Hasanah dan 2DM teruskan Jokowi. Misi Asyik, ganti Jokowi. Jadi harusnya tidak masalah menampilkan misi dan program tersebut dalam debat," jelasnya.

Selain itu, menurut Sodik, aturan dan tata tertib debat belum sesuai dan belum mengakomodasi ruang paslon untuk mengekpresikan semua visi misi dan programnya. Jadi aturan debat harus disempurnakan.

"Alhamdulillah KPU cermat yang dilanggar bukan pelanggaran aturan Pilkada, tapi hanya melanggar tata tertib debat yang memang belum sempurna dalam mengakomdasi ruang Paslon dalam mengekspresikan visi misi dan programnya," ungkapnya.

Sodik pun tak khawatir, hal tersebut menurunkan elektabilitas Asyik. Justru, kata dia, dengan penjelasan yang baik, benar, dan proporsonal dari KPU malah akan menaikan elektabilitas paslon nomor urut tiga ini.

"Karena di Jabar ganti presiden sudah jadi aspirasi rakyat Jabar," tandasnya.

Editor: Sukma Alam


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)