logo rilis
Gerindra Koreksi Indonesia Bubar di Tahun 2030
Kontributor
Nailin In Saroh
22 Maret 2018, 12:30 WIB
 Gerindra Koreksi Indonesia Bubar di Tahun 2030
Wakil Ketua DPP Partai Gerindra, Edhy Prabowo. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Wakil Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Edhy Prabowo mengoreksi pernyataan Prabowo Subianto mengenai Indonesia akan bubar di tahun 2030.

Menurutnya, pernyataan Ketua Umum Gerindra tersebut berdasarkan dari ahli dan baca sejarah, termasuk melihat padatnya jumlah penduduk Indonesia, meski tidak menyebutkan siapa ahli sejarah itu, bukan berdasarkan novel fiksi.

“Itu jadi semangat dan kekhawatiran kita semua, bukan pesimistis. Menyampaikan realita dan fakta yang harus kita sikapi bersama. Itu koreksi buat kita semua. Saya pikir tidak ada niat apa pun,” ujar Edhy Prabowo di komplek parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/3/2018).

Edhy juga menyebut, pidato tersebut bersumber dari buku sejarah yang dibaca Prabowo Subianto.

“Enggak, beliau baca sejarah. Beliau tahu baca buku. Jadi tidak mungkin beliau menulis itu tanpa hanya karena fiksi itu,” ungkapnya.

Diketahui, Pidato Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang menyatakan Negara Indonesia bakal bubar di tahun 2030 menuai polemik. 

Pasalnya, perkataannya tidak berdasarkan data-data dan sumber yang jelas.
 

Editor: Kurniati


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)