logo rilis
Gerindra: Jangan Percaya Twitter Jokowi Ternyata 'Bodong'
Kontributor
Nailin In Saroh
17 Mei 2018, 11:51 WIB
Gerindra: Jangan Percaya Twitter Jokowi Ternyata 'Bodong'
Politisi Gerindra Arief Poyuono. FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Jakarta— Akun Twitter Presiden Joko Widodo bernama @jokowi sempat membuat heboh lantaran men-tweet tentang sebuah grup musik, JKT48. Akibatnya, admin twitter orang nomor 1 di Indonesia itu kini telah dibebastugaskan alias dipecat.

Menanggapi hal itu, Politisi Gerindra Arief Poyuono menduga akun twitter Jokowi dikelola orang yang tak bertanggungjawab.

"Nah, ketahuan kan akhirnya selama ini ternyata akun Twitter Joko Widodo palsu, alias di-operate (digunakan) sama orang lain," ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (17/5/2048).

Menurut Arief, Twitter adalah media sosial pribadi yang harusnya dioperasikan oleh si pemilik akun. Karenanya, ia menilai masyarakat jangan mudah percaya dengan apa yang disebutkan akun tersebut.

"Jadi, jangan percaya tuh dengan akun twitter Joko Widodo ternyata Bodong, bukan Joko Widodo yang nulis tuh," cetusnya.

Arief mengaku sudah mencurigai akun Jokowi itu dikelola oleh admin bayaran. Sebab, apa yang tertulis pada akun tersebut tertata dengan rapi.

"Dari dulu saya enggak yakin kalau tulisan-tulisan yang bagus tertata rapi di akun twitter Joko Widodo itu yang nulis Joko Widodo sendiri," tegasnya.

"Saya curiga juga jangan-jangan follower-nya palsu juga. Sebab yang respons dukungan setiap ada cuitan dari akun Joko Widodo itu-itu aja. Follower-nya banyak pakai program robot kali ya," kata Arief menambahkan.

Arief mengatakan, untung saja cuitan salah dalam akun tersebut hanya tentang JKT48. Kalau kicauan terkait unsur kebencian dan sara atau ancaman bom, kata Arief, Jokowi bisa ditangkap.

"Saran saya, Joko Widodo operasikan aja sendiri akun twitter-nya, sebab menyalahi peraturan Twitter kalau dioperasikan sama orang lain," tandasnya.

Editor: Sukma Alam


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)