logo rilis
Gerindra Jabar Curigai Tercecer e-KTP Ada Kecurangan Pilkada
Kontributor
Zul Sikumbang
28 Mei 2018, 12:31 WIB
Gerindra Jabar Curigai Tercecer e-KTP Ada Kecurangan Pilkada
FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Jakarta— Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat, Mulyadi, mencurigai, tercecernya e-KTP di Bogor ada unsur kesengajaan. Menurutnya, hal itu merupakan bentuk kecurangan pada Pilkada maupun Pemilu mendatang.

"Kenapa KTP Sumatera Selatan dibuat di Bogor? Kenapa bila setumpuk e-KTP itu invalid tidak langsung dimusnahkan tetapi malah dikumpulkan? Dalam mengurus KTP saja pemerintah seperti masih amatiran. KTP yang menjadi unsur penting terkesan dikelola secara asal-asalan," kata Mulyadi di Jakarta, Senin (28/5/2018).

Ia mendesak aparat kepolisian dan instansi terkait agar mengusut hingga tuntas apa yang sebenarnya terjadi dengan peristiwa tersebut.

"Jelaskan kepada publik siapa pihak yang paling bertanggungjawab atas kejadian ini. Jangan sampai kekhawatiran masyarakat tentang tudingan mafia identitas kependudukan dan upaya menuju kecurangan berujung menjadi kenyataan," katanya.

Gerindra Jawa Barat sudah melakukan koordinasi dengan pengurus Partai Gerindra di tingkat pusat khususnya para anggota DPR RI Fraksi Gerindra, untuk meminta keterangan dan pertanggungjawaban dari Kemendagri dan instansi terkait lainnya.

"Jangan anggap remeh penemuan ini," imbuhnya.

Dirinya juga sudah memerintahkan kepada seluruh pengurus, kader, organisasi sayap dan laskar Partai Gerindra di Jawa Barat agar lebih bersiaga mengantisipasi kecurangan jelang pemilihan kepala daerah, hingga nanti saat pemilihan legislatif dan pemilihan presiden.

"Jangan sampai ada kecurangan dan penggelembungan. Kita ingin berkompetisi secara sehat, tidak mencederai demokrasi dan tidak menabrak konstitusi," ujarnya.

Kecurangan, sambungnya, tidak akan pernah menang pada kontestasi Pilkada."Kami percaya dan meyakini bahwa kecurangan tidak akan pernah menang. Ketua Umum kami Bapak Prabowo Subianto sudah sering kali memberi pesan, agar seluruh kader Partai Gerindra senantiasa berjuang dengan jujur, terhormat dan tidak menghalalkan segala cara. Sing becik ketitik, sing olo ketoro," pungkas Mulyadi

Editor: Sukma Alam


500
komentar (0)