logo rilis
Gerindra Disarankan Segera Klarifikasi Dugaan Mahar La Nyalla
Kontributor
Taufik Saifuddin
13 Januari 2018, 23:52 WIB
Gerindra Disarankan Segera Klarifikasi Dugaan Mahar La Nyalla
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Gerindra disarankan segera mengklarifikasi pernyataan La Nyalla Matalitti terkait dugaan mahar politik yang diminta Prabowo Subianto dalam pencalonannya di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur.

"Kalau menurut saya, harus ada klarifikasi dulu dari Partai Gerindra, yang dikatakan (La Nyalla soal) mahar itu apa?" ujar Ketua DPP Golkar, Ridwan Hisjam, kepada rilis.id di Jakarta, Sabtu (13/1/2018).  

Menurutnya, sesuatu tergolong mahar politik, apabila seseorang dimintai ataupun memberikan sejumlah uang kepada partai dalam pencalonannya pada pemilihan kepala daerah (pilkada). Artinya, ada transaksi dalam pencalonan seseorang. 

"Itu, kan istilahnya transaksional, karena partai meminta kepada seseorang tertentu. Ini, kan memang transasksi politik," jelasnya.

Ridwan menekankan, apabila yang dimaksud adalah kepastian untuk uang saksi, maka tak tergolong. Baginya, lebih tepat disebut ongkos (cost) politik. Artinya, ada biaya yang dikeluarkan calon dalam kontestasi pilkada. 

"Karena di Jatim itu, ada 68 ribu TPS. Kalau satu tps itu katakanlah Rp1 juta, maka kurang lebih calon itu harus punya paling tidak Rp68 miliar. Itu namanya cost politik, bukan mahar politik. Kalau mahar, itu uang putuslah, jadi transaksional," tuntasnya.


#Pilkada 2018
#La Nyalla Mattalitti
#Ridwan Hisjam
#Gerindra
#Mahar Politik
500
komentar (0)