logo rilis
Gerindra Diisukan Akan Gabung Koalisi Jokowi, JK: Itulah Politik
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
25 Juni 2019, 20:37 WIB
Gerindra Diisukan Akan Gabung Koalisi Jokowi, JK: Itulah Politik
ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi Supratman

RILIS.ID, Jakarta— Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), turut menanggapi terkait beredarnya isu bahwa Partai Gerindra akan bergabung dengan partai koalisi pendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin. 

JK mengatakan, hal seperti itu adalah biasa lantaran tidak ada kawan ataupun lawan yang abadi dalam dunia politik. 

"Jadi politik itu dinamis sekali, karena itulah dalam politik tidak ada kawan dan lawan abadi. Hari ini berlawanan, tapi ujungnya juga bersamaan. Itu biasa saja dalam politik," kata JK dalam jumpa pers di Kantor Wapres pada Selasa (25/6/2019). 

Menurut JK, dinamika politik itu juga terjadi pada Pemilu 2014, di mana Prabowo-Hatta yang didukung antara lain oleh Partai Golkar, PAN, dan PPP. Namun pada saat itu, lanjut dia, Golkar dan PPP kemudiaj bergabung dengan koalisi pemerintahan Kabinet Kerja.

Mantan Ketua Umum Partai Golkar itu mengungkapkan, jika beberapa partai politik oposisi bergabung dengan koalisi petahana, maka berpotensi memicu perdebatan internal.

"Pengalaman kita, kebijakan kabinet berbeda dengan partai-partai yang ada di DPR. Itu biasa saja," ujarnya.

Meski begitu, JK mengatakan bahwa keputusan partai politik oposisi untuk bergabung dengan koalisi petahana adalah hak dari Presiden Joko Widodo.

"Karena pemerintah akan datang saya tidak ikut lagi, saya tidak tahu itu lagi koalisi-koalisi itu. Itu tergantung ke Pak Jokowi sendiri," tandasnya.

Sumber: Antara




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID