logo rilis
Gerakan NKRI Disangkal sebagai Tim Sukses
Kontributor
Yayat R Cipasang
21 April 2018, 23:56 WIB
Gerakan NKRI Disangkal sebagai Tim Sukses
ILUSTRASI: Istimewa

RILIS.ID, Depok— Gerakan Nasionalis Kebangsaan Rakyat Indonesia (GNKRI) bukanlah bagian dari tim sukses pilkada atau pilpres, relawan, atau sekoci pemenangan kandidat. Organisasi ini bersifat independen, bukan bagian atau subordinasi kekuatan, kelompok, atau organisasi manapun. Bukan pula, kepanjangan dari atau mengatasnamakan Pondok Modern Gontor, apalagi berseberangan diametral dengannya. 

Penegasan itu dikemukakan Ketua Umum Marbawi A. Katon dalam keterangan kepada rilis.id di Jakarta, Sabtu (21/4/2018).

Gerakan NKRI didirikan puluhan alumni Gontor dari berbagai angkatan yang datang dari berbagai daerah. Mereka sepakat membentuk dan mendirikan gerakan terorganisir bernama GNKRI di Pusdiklat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Sawangan, Depok, Jawa Barat, Agustus 2017 lalu.

Marbawi, lulusan Gontor tahun 1996 didapuk menjadi ketua umum pertama. Alumnnus Jurusan Ilmu Politik FISIP UI ini pernah menjabat Koordinator Majelis Pengawas dan Konsultasi (MPK) HMI tahun 2008-2010.

"Sikap dan kebijakan politik Gerakan diambil secara argumentatif-objektif dalam kerangka NKRI, bertanggungjawab, serta untuk kepentingan bangsa dan negara semata. Kita memihak dengan pemihakan ideologis-strategis," jelas Marbawi.

"GNKRI mengayomi dan berusaha mensintesakan golongan pendiri ini tapi juga melenyapkan anasir destruktifnya untuk mewujudkan NKRI baru yang lepas dari pola konflik-antagonistik mereka. 

Secara keanggotaan, GNKRI bersifat terbuka bagi semua kalangan setelah melalui proses keorganisasian. Sekalipun didirikan oleh santri, tidak kemudian menjadi eksklusif.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)