logo rilis
Genjot Produksi Sawit, PTP Mitra Ogan 'Gandeng' KBI
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
31 Mei 2018, 15:03 WIB
Genjot Produksi Sawit, PTP Mitra Ogan 'Gandeng' KBI
Prosesi penandatangan kerja sama antara PT Perkebunan Mitra Ogan dengan PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) di Kantor PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI), Jakarta, Kamis (31/5/2018). FOTO: RILIS.ID/Zulhamdi Yahmin

RILIS.ID, Jakarta— PT Perkebunan Mitra Ogan dan PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) menandatangani perjanjian kemitraan penjaminan produk minyak kelapa sawit. Langkah tersebut dilakukan, untuk meningkatkan produktivitas minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO).

Direktur Utama PTP Mitra Ogan, Fikri Al Ansor, mengatakan, kerja sama dilakukan untuk memberikan kepastian pendanaan, agar meningkatkan bisnis dan produktivitas CPO. Ditargetkan produksi pada 2018 mencapai 47.516 ton atau meningkat 245,9 persen, dibanding produksi 2017 sebesar 13.736 ton.

Produksi tandan buah segar (TBS) pada 2018 pun dipatok 124.825 ton atau naik 25,27 persen, daripada 2017 sebesar 99.641 ton. "Melalui peningkatan produksi tersebut, kami mematok nilai penjualan di angka Rp473 miliar," ujarnya di Kantor PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI), Jakarta, Kamis (31/5/2018).

Kerja sama anak perusahaan PT RNI berbasis di Sumatera Selatan dengan PT KBI itu, menyangkut sejumlah aspek strategis. Salah satunya, pembenahan kebun yang ada (existing) melalui pemupukan dan perawatan tanaman sesuai kultur teknis pemeliharaan secara normal. 

"Juga menyasar pembenahan infrastruktur, berupa perawatan jalan dan jembatan yang akan mempermudah pengangkutan TBS dari kebun ke pabrik. Serta pemeliharaan pabrik, dalam upaya peningkatan rendeman dan mutu CPO dan palm kernel," tambah Fikri menguraikan.

Struktur sinergi pendanaan dilakukan melalui sistem dana talangan, dengan target kreditur lembaga keuangan. Adapun plafon yang ditetapkan Rp50 miliar dengan jangka waktu satu tahun.

Editor: Fatah H Sidik


500
komentar (0)