logo rilis

Gelar Konsultasi Bilateral, Indonesia Minta Georgia Beri Bebas Visa
Kontributor
Syahrain F.
26 Mei 2018, 14:17 WIB
Gelar Konsultasi Bilateral, Indonesia Minta Georgia Beri Bebas Visa
Para delegasi Indonesia dan Georgia menggelar Forum Konsultasi Bilateral di Tbilis, Georgia, 21-22 Mei 2018. FOTO: Dok. KBRI Kyiv

RILIS.ID, Jakarta— Pemerintah RI dan Georgia mengadakan Forum Konsultasi Bilateral (FKB) ke-5 Indonesia-Georgia, di Tbilisi, Georgia, bertepatan dengan 25 tahun hubungan bilateral kedua negara.

Dalam keterangan pers KBRI Kyiv yang diterima di Jakarta, pada Sabtu (26/5/2018), menyebutkan delegasi Indonesia dipimpin Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kemlu Muhammad Anshor.

Sementara delegasi Georgia dipimpin Wakil Menteri Luar Negeri Giorgi Sharvashidze.

FKB Indonesia-Georgia ke-5 merupakan tindaklanjut FKB ke-4 yang dilaksanakan di Jakarta pada 5 Mei 2017.

Pada FKB ke-5 itu, delegasi kedua negara membahas beberapa hal yang menjadi titik perhatian dalam hubungan bilateral Indonesia-Georgia, salah satunya mengenai peningkatan hubungan interaksi dalam penerapan tata kelola pemerintahan yang baik.

Selain itu, delegasi kedua negara juga membahas peningkatan hubungan antarparlemen, sosial budaya dan perdagangan yang selama ini terjalin baik.

Kedua delegasi pun membahas kerja sama bilateral di berbagai bidang, salah satunya adalah langkah kongkret ke depan untuk pembentukan Sidang Komisi Bersama (SKB) RI-Georgia.

Selanjutnya, kedua delegasi membahas usulan perjanjian perdagangan bebas serta rencana kunjungan Menlu Georgia ke Indonesia dalam rangka partisipasi pada acara "Our Ocean Conference" 2018 dan pertemuan bilateral dengan Menlu RI Retno Marsudi.

Ketua Delegasi RI Muhammad Anshor dalam forum itu menyampaikan harapan Indonesia akan adanya fasilitas pembebasan visa dari pemerintah Georgia bagi pemegang paspor biasa Indonesia sebagai asas timbal balik pemberian bebas visa Indonesia kepada pemegang paspor Georgia.

Pada FKB ke-5 Indonesia-Georgia itu, delegasi Georgia juga menyampaikan dukungan resmi lisan dan tertulis atas pencalonan Indonesia pada keanggotaan tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2019-2020.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)