logo rilis
Gegara Libur Panjang, Puncak Arus Balik Susah Ditebak
Kontributor

19 Juni 2018, 04:25 WIB
Gegara Libur Panjang, Puncak Arus Balik Susah Ditebak
Terminal Pulo Gebang. FOTO: Istimewa.

RILIS.ID, Jakarta— Masa cuti bersama Lebaran 2018 yang lebih panjang dari tahun sebelumnya membuat arus balik di dua terminal besar di Jakarta, Kampung Rambutan dan Pulo Gebang, sulit diprediksi.

Di Kampung Rambutan, arus kedatangan penumpang dari kota-kota Pulau Sumatera dan Jawa mengalami lonjakan besar pada Minggu, 17 Juni kemarin, yang mencapai hampir 17.500 orang, atau dua kali lipat lebih besar dibanding pada hari sebelumnya.

"Kami belum bisa memberikan data pada hari ini karena baru bisa diketahui besok (Selasa), mengingat sebagian besar bus baru datang pada dini hari," kata Thofik Winanto, Kepala Satuan Pelayanan Terminal Kampung Rambutan, pada Senin (18/6/2018).

Namun, terminal besar lainnya, Pulo Gebang, belum menunjukkan tanda-tanda adanya kenaikan arus kedatangan yang signifikan. Pada hari ini (Senin) jumlah kedatangan penumpang mencapai 1.836 orang, atau jauh lebih kecil dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 11.000 orang.

Menurut Thofik, libur masa cuti bersama yang lebih panjang menyebabkan arus balik pada 2018 menjadi berbeda dengan masa-masa sebelumnya. Pada tahun ini, pemerintah menetapkan cuti bersama lebaran sepanjang tujuh hari, sementara tahun sebelumnya hanya lima hari.

Arus balik ke ibu kota seusai lebaran membawa persoalan kependudukan bagi pemerintah provinsi, mengingat angka kedatangan kembali yang selalu lebih besar dari jumlah keberangkatan.

Sebagai contoh, pada tahun lalu jumlah orang yang meninggalkan Jakarta pada masa lebaran (arus mudik) dari Terminal Kampung Rambutan hanya sekitar, 176.000 orang. Tetapi, arus balik pada periode yang sama melonjak menjadi hampir 500.000 orang.

Sumber: ANTARA




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID