logo rilis
Gatot Beberkan Isi Pertemuan dengan Zulkifli Hasan
Kontributor
Sukma Alam
08 Mei 2018, 23:49 WIB
Gatot Beberkan Isi Pertemuan dengan Zulkifli Hasan
Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn), Gatot Nurmantyo, mengingatkan penyelenggaraan pemilu presiden adalah pesta demokrasi untuk mencari pemimpin bangsa secara periodik. Sehingga pelaksanaannya harus berjalan aman, damai, dengan mengutamakan persatuan bangsa.

Menurut Gatot, dirinya bertemu dengan Ketua MPR Zulkifli Hasan karena mendapat undangan dan kebetulan memiliki waktu yang sama untuk dapat bertemu.

"Sebenarnya sudah lama saya ingin bertemu dengan Pak Zul (Zulkifli), tapi waktunya yang belum pas," katanya di Jakarta, Selasa (8/5/2018).

Gatot menjelaskan, pertemuannya untuk menyampaikan beberapa hal yang dinilai penting untuk disampaikan, yakni soal aspirasi masyarakat dalam menghadapi Pemilu Presiden 2019 yang rawan terjadi gesekan antarkelompok masyarakat.

Menurut dia, bangsa Indonesia sesungguhnya adalah bangsa yang ramah dengan budaya gotong-royong serta musyawarah mufakat.

"Ini adalah nilai-nilai luhur bangsa Indonesia yang hidup di tengah budaya masyarakat," katanya.

Gatot juga menilai, pemilu presiden adalah pesta demokrasi untuk memilih pemimpin bangsa dan negara secara periodik setiap lima tahun.

Karena itu, kata dia, kalaupun ada perbedaan pilihan politik, adalah hal wajar dalam mencari figur yang terbaik, tapi harus tetap mengutamakan persatuan bangsa.

Gatot juga mengingatkan pada pemilu presiden sepatutnya adalah di antara calon presiden dan calon wakil presiden, saling mengadu konsep dan gagasan, untuk nantinya dapat diimplementasikan.

"Saya juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga persatuan, jangan sampai adanya perbedaan pilihan ikut membelah bangsa Indonesia. Memilih calon presiden tidak perlu sampai senggol-senggolan," katanya.

Sumber: ANTARA


500
komentar (0)