logo rilis
Gandeng Lembaga Kemanusiaan, Pemprov DKI Sediakan Ifthar Gratis se-Jakarta
Kontributor
Syahrain F.
15 Mei 2018, 17:09 WIB
Gandeng Lembaga Kemanusiaan, Pemprov DKI Sediakan Ifthar Gratis se-Jakarta
Gubernur DKI Anies Baswedan (kiri) bersama Senior Vice President ACT Imam Akbari (kanan pojok, baju hitam) menandatangani perjanjian kerja sama program "Berbuka Bersama, Jakarta Bahagia, Semua Kebagian Berkahnya", di Balai Kota, Jakarta, Selasa (5/15/2018). FOTO: Dok. ACT

RILIS.ID, Jakarta— Pemerintah provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan dua lembaga kemanusiaan merancang program bersama untuk menyemarakkan bulan Ramadhan. 

Bersama Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan Dompet Dhuafa (DD), Pemprov DKI berencana memberi hidangan buka puasa bersama warga di 223 RW yang tersebar di enam kabupaten kota se-Jakarta.

"Selama ini yang buka puasa bersama itu hanya tokoh-tokohnya saja, rakyat butuh buka puasa juga," tandas Gubernur DKI Anies Baswedan di Balaikota, Jakarta, dalam pertemuan dengan dua lembaga kemanusiaan tersebut, Selasa (5/15/2018).

Anies mengatakan, dirinya tak menginginkan ada warga miskin Jakarta yang kelaparan dan sampai tidak dapat berbuka puasa. 

Untuk itu Pemprov DKI akan menyiapkan ifthar (berbuka puasa) bagi warga-warga miskin di tiap kelurahan di seluruh Jakarta selama Ramadhan. Anies juga membuka kesempatan bagi warga yang ingin berpartisipasi dalam amal positif tersebut.

"Lalu pahalanya jangan dimonopoli sendiri, umumkan ke publik bahwa kelurahan ini butuh sekian ribu box. Siapa yang mau ikutan nyumbang. Mulai sekarang diumumkan," ujarnya.

Menurut Anies, dua lembaga kemanusiaan yang digandeng Pemprov DKI telah memiliki rekam jejak yang baik di publik. 

"Pemerintah membutuhkan mitra yang kredibel dan teruji dalam penyalurannya. Lembaga yang memiliki kepercayaan publik tinggi. Lembaga yang sudah berpengalaman melakukan kegiatan-kegiatan kemanusiaan ini," ujarnya.

Dengan mengusung tema "Berbuka Bersama, Jakarta Bahagia, Semua Kebagian Berkahnya" Pemprov DKI, yang juga didukung Badan Zakat Infaq dan Shodaqoh (Bazis) DKI, Dewan Masjid Indonesia (DMI) DKI Jakarta, 27 BUMD DKI, sejumlah perusahaan serta donatur mitra ACT maupun DD akan menjalankan program kebaikan itu selama 30 hari terus menerus.

Senior Vice President ACT Imam Akbari menyambut antusias program dengan Pemprov DKI dan langsung melakukan rapat kordinasi dengan team implementasi program ACT. 

"Gotong Royong ini sudah menjadi tradisi bangsa Indonesia. Tidak boleh terkikis dan hilang dari kehidupan masyarakat kita," ucapnya.

Imam meyakini, dalam jangka waktu panjang, kerja sama semacam itu dapat mengurangi kesenjangan ekonomi secara bertahap. 

"Kerjasama ini tentu tidak akan berhenti pada buka puasa bersama saja, tapi dapat berlanjut usai Ramadhan dalam bentuk program-program kemanusiaan untuk mengurangi kesenjangan tersebut," tambahnya.

Senada dengan ACT, Dompet Dhuafa juga menyambut positif program tersebut.
 
"Hal ini Sejalan dengan salah satu misi Dompet Dhuafa yaitu untuk memberikan pelayanan seluas-luasnya kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan," ujar Direktur Utama DD Filantropi Imam Rulyawan.


500
komentar (0)