logo rilis
Galang Perjuangan Prabowo, Cita Rasa Obama
Kontributor
RILIS.ID
26 Juni 2018, 13:07 WIB
Galang Perjuangan Prabowo, Cita Rasa Obama
ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi Suparatman

Oleh Silvanus Alvin, S.I.Kom., M. A.

Dosen Universitas Bunda Mulia

BIAYA untuk berpolitik di Indonesia tidaklah murah. Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pun menggelar aksi pengumpulan dana pada Kamis 21 Juni lalu, yang diumumkan di akun Facebook miliknya. Dibutuhkan setidaknya Rp2 triliun untuk ikut berpartisipasi dalam arena pemilihan presiden. Namun, apa benar tujuan dari penggalangan dana yang dilakukan Prabowo hanya semata-mata mengincar modal politik saja?

Pengamatan saya, apa yang ingin dicapai oleh Prabowo bukan soal uang, melainkan keterlibatan dan partisipasi akar rumput. Tuduhan yang dilayangkan oleh politisi Fahri Hamzah bahwa aksi galang dana dilakukan karena Prabowo tidak punya modal politik yang cukup, saya kategorikan sebagai analisa yang dangkal.

Dalam pandangan saya, aksi galang dana ini merupakan sebuah langkah positif dalam pendewasaan politik tanah air. Selama ini, para politisi hanya mendekati pengusaha atau individu atau kelompok yang memiliki modal besar untuk berinvestasi pada mereka. Hanya segelintir yang dilibatkan, ya segelintir itu saja yang punya gairah dalam mengikuti perkembangan dan proses politik itu.

Tidak hanya itu, saya memprediksi akan terjadi peningkatan partisipasi politik dari publik karena mereka merasa dilibatkan. Berdasarkan pengakuan Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, hingga Senin 25 Juni malam, sudah terkumpul Rp296 juta dengan penyumbang tertinggi Rp15 juta dan penyumbang terkecil Rp1.000. Jangan lihat jumlah uangnya, tapi patut diperhatikan keikutsertaan masyarakat.

Prabowo menamakan gerakan ini sebagai Galang Perjuangan. Saya yakin hal tersebut sudah dipikirkan matang-matang. Pemilihan diksi ‘perjuangan’ patut diacungi jempol. Pembalutan kata-kata indah apapun juga, tetap uanglah objek utama yang diincar. Namun, pemakaian diksi perjuangan memiliki makna mendalam, yang memberi kesan betapa pun kecil sumbangan yang diberikan, Anda sudah berjuang demi tercapainya tujuan politik tertentu.

Meski demikian, Prabowo bukanlah pionir dalam menerapkan strategi politik ini. Langkah serupa pernah dilakukan oleh mantan Presiden Amerika Barack Obama pada saat ia kampanye yang kedua kali pada 2012 lalu. Kala itu, ia mengajak publik untuk berdonasi pada dirinya di www.mybarackobama.com (MyBO). Obama berhasil mengumpulkan 639 juta US Dolar dari 3 juta orang yang berkontribusi dan menang cukup telak atas pesaingnya saat itu, Mitt Romney.

Saya lihat keberhasilan Obama tidak ditentukan seberapa besar uang yang ia dapat, melainkanbagaimana mantan Senator Illionis itu menjaga relasi serta membangkitkan semangat para pendukungnya. Bila tidak menyumbang uang, maka para pendukung Obama tetap dapat berkontribusi di bidang lain. Selain uang, ada pendukung yang rajin menulis blog berisikan hal-hal positif Obama yang jumlah postingan mencapai 400 ribu.

Hal serupa patut pula diikuti oleh Prabowo. Ia patut pula membuka ruang bagi para pendukungnya yang memang ingin memberi dukungan di luar uang. Jangan sampai aksi Galang Perjuangan, hanya fokus pada seberapa besar uang diperoleh.


komentar (0)