logo rilis
Gaji Direktur Empat Bank Ini Fantastis, Presiden Jokowi Kalah
Kontributor
Ning Triasih
20 April 2018, 17:23 WIB
Gaji Direktur Empat Bank Ini Fantastis, Presiden Jokowi Kalah
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Gaji Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu tentu besar. Tapi, jika dibandingkan dengan direktur di sejumlah bank ternama di Indonesia, masih kalah jauh. Lalu berapa sebenarnya gaji presiden Indonesia?

Memang, tak ada yang tahu persis berapa bayaran yang diterima presiden setiap bulan. Namun, Anda bisa mengetahuinya dengan berpatokan pada UU Nomor 7 Tahun 1978 tentang Hak Keuangan/Administratif Presiden dan Wakil Presiden serta Bekas Presiden dan Wakil Presiden. Ya, rumus penentuan gaji presiden mengacu pada UU tersebut.

Aturan itu memang telah lama berlaku, namun tetap masih relevan kok. Di Pasal 2 UU itu disebutkan, gaji pokok presiden RI adalah enam kali gaji pokok tertinggi pejabat negara selain presiden dan wakil presiden.

Gaji tertinggi pejabat negara non-presiden dan wapres dapat dilihat melalui UU Nomor 75 Tahun 2000 Pasal 1. Disebutkan, gaji tertinggi pejabat negara non-presiden dan wapres yakni Rp5.040.000 per bulan. Artinya, gaji presiden adalah enam kalinya, Rp30.240.000.

Nah, itu baru gaji pokoknya ya, masih ada tunjangan lain yang diterima presiden. Soal ini, aturannya ada di Keputusan Presiden Nomor 68 Tahun 2001 Pasal 1. Di sana disebutkan, tunjangan Presiden RI berjumlah Rp32.500.000. Jadi, take home pay presiden dalam sebulan mencapai Rp62.740.000.

Angka tersebut tentu besar dong? Tapi, jika dibandingkan dengan gaji direksi di empat bank di Indonesia ini, masih kalah jauh lho. Tidak percaya?

Melansir dari Moneysmart, berikut empat bank ternama di Indonesia yang menggaji direkturnya dengan harga fantastis. Hal itu berdasarkan laporan keuangan mereka tahun 2016. Berikut penjelasannya:

1. Bank Mandiri

Mandiri digadang-gadang menggelontorkan dana sebesar Rp39,06 miliar untuk menggaji 12 orang anggota direksi setiap tahun. Jika dibagi 12, artinya gaji satu orang anggota direksi mencapai Rp3,25 miliar per tahun, perbulannya kira-kira Rp271 juta. Itu belum ditambah tunjangan yang yang katanya sebesar Rp650 jutaan per tahun atau Rp54 jutaan per bulan. Fantastis, bukan?

2. Bank Tabungan Negara (BTN)

Dibanding Mandiri, BTN ternayata lebih kecil dalam mengucurkan dana untuk menggaji anggota direksi, yakni Rp15,38 miliar per tahun untuk 12 direksi. Itu berarti setiap orang menerima Rp1,28 miliar per tahun, atau kurang lebih Rp106 jutaan per bulan. Sedangkan tunjangan rutinnya berjumlah Rp11,75 miliar atau Rp979 jutaan per orang. Jika dihitung per bulan setiap dewan direksi menerima tunjangan kurang lebih Rp81,6 juta.

3. Bank Rakyat Indonesia (BRI)

BRI mengalokasikan Rp29,8 miliar untuk 12 dewan direksi per tahun. Itu artinya, masing-masing anggota direksi gajinya adalah Rp 2,3 miliar per tahun, atau Rp 191,4 juta per bulan. Total dana untuk tunjangan sendiri Rp4,2 miliar per tahun atau Rp 350 juta per orang per tahun. Dan kalau dihitung secara bulanan, satu orang mendapat Rp 29,2 juta.

4. Bank Negara Indonesia (BNI)

Berbeda dari ketiga bank di atas, BNI hanya memiliki 10 dewan direksi. Dana yang digelontorkan untuk menggaji mereka per tahun adalah Rp23,16 miliar. Itu artinya, satu orang kebagian Rp2,3 miliar per tahun atau Rp 192,9 per bulan. Tunjangannya sendiri rumah bernilai Rp2 miliar atau Rp 200 juta per orang, serta tunjangan transportasi sebesar Rp7,4 miliar atau Rp742,1 juta per orang.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)