Home » Fokus

Gairah Baru Partai Hanura

print this page Selasa, 17/10/2017 | 18:06

FOTO: Biro Setpres Presiden. ILUSTRASI: Akbar Pathur

“BANGKIT.. Hanura! Jaya.. Hanura! Menang.. Hanura!” Teriakan dan yel-yel ini berulang kali membahana di arena pembukaan Rapat Pimpinan Nasional I Partai Hati Nurani Rakyat di Bali, Jumat (4/8/2017). Ketua Umum Oesman Sapta Odang meneriakkan yel-yel tersebut saat menutup sambutan. Setelah itu, Presiden Joko Widodo juga tak mau kalah. Dua kali dia meneriakannya, di tengah dan saat mengakhiri sambutan. “Tapi (dibanding saya) teriakannya lebih kencang Pak Oesman,” canda Jokowi yang langsung disambut gelak hadirin.

Suasana bergairah terasa sepanjang pembukaan Rapimnas. Seribu lebih pengurus partai dari berbagai daerah dikabarkan hadir di The Stones Hotel, Legian, tersebut. Apalagi hotel bintang lima milik sang ketua umum ini juga terbilang mewah. Tarifnya paling murah Rp2 juta per malam, dan dikabarkan memiliki kamar presidential suites terbesar di dunia.

Hanura memang terus menggeliat sejak dipimpin oleh OSO, panggilan akrab Oesman Sapta. Dia menahkodai partai sejak terpilih secara aklamasi dalam Munaslub di Cilangkap, Jakarta, Desember 2016 silam. Saat itu Wiranto, pendiri sekaligus ketua umum pertama Hanura, mengundurkan diri untuk fokus pada tugasnya sebagai Menkopolhukam dalam Kabinet Kerja. Wiranto akhirnya menjabat sebagai ketua dewan pembina partai.

“Sekarang Hanura lebih hidup. Banyak Menteri, dan Presiden (juga) hadir. Ini Rapimnas paling hidup,” ujar sumber rilis.id di lokasi Rapimnas yang tidak mau disebutkan namanya. Dia juga bercerita dalam acara Munaslub, Pelantikan dan Rapimnas Hanura, Jokowi selalu hadir. Padahal Presiden dikabarkan sudah membatasi untuk datang dalam acara tahunan partai-partai, kecuali acara besar lima tahunan. 

Sejak memimpin Hanura, OSO sebagai ketua umum juga dinilai lebih rajin menyapa kader dan pengurus di daerah. Hal itu dia lakukan di sela-sela aktivitasnya sebagai pimpinan MPR dan DPD. Walaupun dalam pertemuannya OSO cenderung lebih informal, namun figurnya dinilai penting untuk menggenjot semangat pengurus di daerah.

Karena itu, partai juga memasang target tinggi. "Sejak kepemimpinan Pak OSO, dicanangkan tahun 2019 harus tembus empat besar. Rapimnas ini akan merumuskan langkah strategis mencapai rencana tersebut," kata Sekretaris Pelaksana Rapimnas Benny Ramdhani kepada wartawan, Rabu (2/8/2017) lalu. Sebagai catatan, pada Pileg 2014 lalu, Hanura menjadi juru kunci dengan perolehan 16 kursi DPR RI. 

Apabila ditambah 40 anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan beberapa anggota DPR saat ini yang diklaim telah "menyeberang" ke Hanura, menurut Benny, target perolehan 56 kursi DPR bisa tercapai. "Untuk empat besar, bentuk penguatan infrastruktur partai misalnya, akan ada deklarasi 100 persen kepengurusan di tingkat kecamatan," ujarnya. Dia yakin target itu akan tercapai, karena partai memiliki modal politik dan figur berpengalaman seperti OSO dan Wiranto.

Baik kader dan pengurus lama, maupun yang baru bergabung, semua dikabarkan kompak. “Semua sinergis,” ujar sumber rilis.id lagi. Misalnya hingga Jumat petang, dalam forum-forum pemaparan narasumber seperti Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Menkumham Yasonna Laoly, Mentan Amran Sulaiman, dan Mendagri Tjahjo Kumolo, nyaris 3/4 total kursi forum terisi. Saat malam hari, pemaparan Menperin Airlangga Hartarto dan Mendag Enggartiasto Lukita juga demikian.

Di luar itu, agenda paling penting yaitu deklarasi dukungan kepada Jokowi untuk mencalonkan diri kembali pada Pilpres 2019 sudah disampaikan saat pembukaan Rapimnas. Sebelumnya pada Munaslub lalu, dukungan terhadap Jokowi juga sudah diresmikan.

Penegasan dukungan menjadi penting, karena saat ini partai-partai sedang berebut mendukung Jokowi di Pilpres 2019 mendatang. Selain Hanura, Partai Golkar, Nasdem, dan PPP juga telah mendeklarasikan dukungan kepada Jokowi. Juga partai-partai baru seperti Partai Solidaritas Indonesia dan terakhir, Partai Perindo pimpinan Hary Tanoesoedibjo.

Apakah gairah kepemimpinan baru Hanura akan sanggup mendongkrak peningkatan suara partai? Kita masih perlu menunggu.

 

Simak fokus lainnya tentang RAPIMNAS I PARTAI HANURA:

LAPORAN 1: Gairah Baru Partai Hanura
LAPORAN 2: Kejar Tayang Capres
LAPORAN 3: Geng Anas di Hanura  
LAPORAN 4: Parlemen Pindah Kamar
LAPORAN 5: Tambah 40 Kursi

Penulis Armidis Fahmi
Editor Danial Iskandar

Tags:

fokuspartai hanurarapimnasoesman sapta