logo rilis
Fasilitasi Belanja Reksa Dana, Tokopedia Gandeng Bareksa
Kontributor

05 Maret 2018, 18:53 WIB
Fasilitasi Belanja Reksa Dana, Tokopedia Gandeng Bareksa
ILUSTRASI: RILIS.ID/ Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— PT Tokopedia bersama PT Bareksa Portal Investasi berkomitmen untuk menyediakan fasilitas pembelian reksa dana online. Kerja sama bertujuan untuk mempermudah akses masyarakat dalam melakukan investasi.

"Melalui kerja sama ini, masyarakat dapat membeli produk reksa dana Syailendra Pasar Uang dengan potensi keuntungan 6-7 persen per tahun di Bareksa melalui platform Tokopedia," kata Managing Director Tokopedia Melissa Siska Juminto di Jakarta, Senin (5/3/2018).

Produk reksa dana ini dapat dicairkan kapan saja, dan langsung cair di hari yang sama seperti produk tabungan. Saldo reksa dana juga bisa digunakan untuk berbelanja produk di Tokopedia.

Melissa memastikan, hadirnya reksa dana online di Tokopedia untuk mendorong semangat masyarakat dalam berinvestasi. Dia menambahkan, komitmen ini sekaligus bentuk dukungan Tokopedia terhadap pengembangan inklusi keuangan masyarakat berbasis inovasi digital.

"Kemauan dan kemampuan berinvestasi menjadi tahap penting dalam meningkatkan inklusi keuangan masyarakat. Dengan kemudahan dan kenyamanan yang ditawarkan, Tokopedia berharap Toppers (sapaan pengguna Tokopedia) akan lebih tergerak untuk memulai dan mengembangkan investasinya lewat reksa dana online," ujarnya.

Presiden Direktur PT Bareksa Portal Investasi Ady F Pangerang mengatakan, kerja sama dengan Tokopedia menjadi yang pertama di 2018 bagi Bareksa, ini semakin memperluas penetrasi pasar dan pengembangan inovasi digital, terutama di industri e-commerce.

"Kami menyambut baik kerja sama strategis dengan Tokopedia ini. Sebab, Bareksa kembali berkesempatan memperluas pemasarannya, terutama dalam pengembangan inovasi dunia digital dan e-commerce," ungkap Ady.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kinerja industri reksa dana sepanjang 2017 naik menjadi 1.777 produk dari capaian 2016 yakni 1.425 produk. Nilai aktiva bersih (NAB) industri reksa dana 2017, juga melonjak 35 persen menjadi Rp457,5 triliun, dari Rp338,7 triliun di 2016. Sedangkan NAB reksa dana konvensional 2017 tercatat Rp49,8 triliun atau melonjak 74,5 persen dibandingkan 2016.

Untuk jumlah unit penyertaan beredar pada 2017 tercatat 324,2 miliar, atau naik 35 persen dari 2016 sebanyak 240,2 miliar. Nilai subscription naik 10 persen menjadi Rp386,5 triliun pada 2017. Selain itu, jumlah reksa dana pasar uang konvensional per 29 Desember 2017 naik 19 persen dari 2016. Jumlah reksa dana pasar uang syariah juga melonjak 73 persen dengan NAB meroket 80 persen menjadi Rp2,05 triliun.

"Pertumbuhan dana kelolaan di reksa dana pasar uang merupakan yang terbesar dibandingkan jenis reksa dana lainnya. Hal ini mempertegas pola simpanan masyarakat yang mulai memilih reksa dana pasar uang sebagai alternatif investasi mengantisipasi penurunan bunga deposito," tambah Ady. Budi Suyanto

Sumber: ANTARA




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID