logo rilis

Fakta dan Mitos Bercinta di Kala Menstruasi
Kontributor
Ning Triasih
05 Mei 2018, 23:30 WIB
Fakta dan Mitos Bercinta di Kala Menstruasi
ILUSTRASI: Istimewa

RILIS.ID, Jakarta— Saat pasangan menstruasi alias datang bulang, kegiatan di ranjang biasanya akan tertunda selama beberapa hari. Artinya, aktivitas bercinta suami-istri libur sejenak.

Ya, bercinta di kala menstruasi umumnya dihindari kebanyakan pasutri lantaran dianggap kurang sehat, membahayakan dan tak diperbolehkan oleh medis. Menurut Anda, ini mitos atau fakta?

Seperti dilansir dari Cosmopolitan, berikut beberapa mitos dan fakta tentang bercinta di kala datang bulan

Bercinta saat menstruasi tak akan menyebabkan kehamilan

Memang, kemungkinan hamil sangatlah kecil jika Anda berhubungan saat menstruasi. Tapi dalam beberapa kasus, seperti wanita yang menstruasinya tidak teratur, misalnya hanya keluar bercak-bercak merah, bisa jadi sebenarnya itu bukanlah menstruasi. Karena itu, kemungkinan hamil menjadi lebih besar.

Wanita tak mau bercinta saat menstruasi

Umumnya, wanita memang menolak bercinta saat datang bulan. Tapi sebenarnya, di fase ini mereka benar-benar terangsang, bahkan melebihi dari hari-hari biasa.

Bercinta saat menstruasi akan menyebabkan infeksi

Ini bisa benar, bisa juga tidak. Namun, jika Anda berhubungan seks terus-menerus lebih dari delapan jam, infeksi pada miss v sangatlah mungkin, karena meningkatkan jumlah bakteri. Jadi, selama Anda bercinta sesuai prosedur dan kedua pasangan dalam kondisi prima, itu akan aman.

Darah menstruasi makin deras saat bercinta

Ini hanyalah mitos. Faktanya, darah mungkin akan keluar lebih banyak saat kontraksi akibat orgasme. Tapi ini tak akan menyebabkan menstruasi lebih parah dan menyakitkan.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)