Home » Peristiwa » Nasional

Fahri Pertanyakan Laporan Warga tentang 'Dosa' KPK Tak Digubris Polisi dan Kejaksaan

print this page Selasa, 14/11/2017 | 18:42

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah. FOTO: RILIS.ID/Tio Pirnando

RILIS.ID, Jakarta— Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengaku heran atas laporan masyarakat seputar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tak diproses oleh kepolisian. Padahal, masyarakat sangat berharap ada keadilan di negeri ini.

"Keberanian masyarakat ini sesuatu yang luar biasa, intinya agar lembaga negara mewaspadai dirinya dan tidak terjebak melakukan kesalahan. Kita ketahui banyak masyarakat yang sudah berani melaporkan KPK ke polisi dan kejaksaan. Tapi kenapa nggak dengar prosesnya seperti apa," ungkapnya dalam diskusi dengan tema 'Pansus Angket Apa Lagi?' di Media Center, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (14/11/2017).

Menurut Fahri,  pelaporan masyarakat terhadap  KPK, merupakan suatu hal yang patut diapresiasi. Karena, keberanian masyarakat untuk melakukan perlawanan terhadap penyalahgunaan kewenangan oleh lembaga antirasuah itu muncul setelah adanya Pansus Angket KPK. Untuk itu, sangat wajar ada masyarakat yang berterimakasih dengan adanya Pansus.

"Masyarakat Indonesia sekarang ikut mengadu ke penegak hukum terkait kejanggalan KPK, setelah adanya Pansus, ini patut di acungi jempol," ujarnya.

Untuk itu, sambung Fahri, keberadaan Pansus KPK patut disyukuri karena mampu menguak kebobrorokan dan kesalahan lembaga antirasuah itu yang tak pernah muncul di publik. Hingga saat ini Pansus telah menemukan 11 kesalahan KPK.

Mulai dari persoalan pelanggaran konstitusi, SDM di internal KPK, harta rampasan, hingga sejumlah praktik ilegal lainnya. Dan itu semua terbuka ke publik, atas jasanya Pansus.

Penulis Tio Pirnando

Tags:

fahri hamzahpansus angket kpkkpk

loading...