logo rilis

Fahri: Konsep Agama dan Budaya Sukmawati Tak Tuntas
Kontributor
Zul Sikumbang
03 April 2018, 19:51 WIB
Fahri: Konsep Agama dan Budaya Sukmawati Tak Tuntas
Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah, menganggap, pemahaman Sukmawati soal konsep keagamaan dan kebudayaan tak tuntas. Demikian pandangannya terkait puisi "Ibu Indonesia" yang menuai polemik.

"Sebenarnya, kan, puisi itu menggambarkan, bahwa pada Ibu Sukmawati ada banyak konsep yang belum 'duduk'. Dan itu, sepertinya datang dari pemahaman yang tidak tuntas," ujarnya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (3/4/2018).

Misalnya, mengadu domba antara konde dengan cadar serta kidung dan azan. Padahal, kata Fahri mengingatkan, "Di Indonesia telah diterima kedua-duanya sebagai khasanah dan kekayaan bangsa Indonesia."

"Jadi, pretensi untuk saling meniadakan seperti ini, itu sebenarnya tidak baik," imbuh legislator asal Nusa Tenggara Barat tersebut.

Fahri menduga, hal tersebut terjadi karena ada problem di diri Sukmawati. Dia berpandangan demikian, setelah menyimpulkan beberapa pernyataan putri proklamator Soekarno itu.

"Dia mungkin lebih banyak berdialog dan hadir sebagai publik intelektual untuk meng-exercise pikiran-pikirannya," ucapnya. 

Karenanya, menurut politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, gejolak hati Sukmawati sebaiknya disampaikan dalam dialog komprehensif terhadap masalah yang dihadapinya.

"Kalau dia terus-menerus 'mendagangkan kecurigaan' itu terhadap eksistensi dari agama dan budaya yang dianggap tidak sinkron dan kontradiktif, lama-lama Sukmawati mempersoalkan yang sebenarnya sudah selesai. Mungkin itu problem beliau," bebernya.

Fahri juga menyarankan Sukmawati mencoba memahami keduanya.

"Jangan dibenturkan. Buat apa dia persoalkan dan adu domba antara konde dan jilbab? Yang mau berkonde silakan, yang mau berjilbab silakan. Kenapa harus dicela?" tuntasnya.

Editor:


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)