Home » Peristiwa » Nasional

Fahri Hamzah: Jokowi Anasir Otoriter yang Harus Diwaspadai

print this page Selasa, 17/10/2017 | 18:06

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan, sikap Presiden Joko Widodo yang mengesahkan Perpu Ormas adalah bentuk kepemimpinan otoriter yang perlu diwaspadai. 

"Begitu Pak Jokowi mengambil langkah mengesahkan Perpu Ormas, saya menganggap itu anasir otoriter yang perlu diwaspadai," kata Fahri di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (11/8/2017).

Sikap otoriter, kata Fahri, tidak pantas digunakan di era demokrasi. Demokrasi mengajarkan kebebasan berpendapat, sementara otoriter sistem kekuasaan yang mengabaikan derajat kebebasan individu.

"Sikap otoriter tidak sesuai dengan alam demokrasi. Misalnya, meletakkan pasal-pasal yang membolehkan negara mengambil keputusan sepihak untuk merampas hak-hak warga negara dalam berserikat, berkumpul, menyatakan pendapat baik secara lisan maupun tulisan, itu sangat mengkhawatirkan," terang Fahri.

Fahri menambahkan, perampasan hak di luar mekanisme pengadilan harus ditentang. 

"Harus ditentang, karena bagaimanapun perampasan hak harus melalui pengadilan. Tidak boleh dilakukan di luar mekanisme pengadilan," tandasnya. 

Penulis Ridwan
Editor Yayat R Cipasang

Tags:

jokowi fahri hamzah otoriter anasir otoriter