Home » Peristiwa » Nasional

Fahira Idris: Ananda Sukarlan Lakukan Pembunuhan Karakter

print this page Rabu, 15/11/2017 | 14:14

Anggota DPD Fahira Idris (kanan). FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Senator dari DKI Jakarta Fahira Idris mengecam sikap pianis antarbangsa Ananda Sukarlan yang meningalkan ruangan saat tengah berlangsung pidato Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam acara ulang tahun ke-90 Kolese Kanisius di Hall D JIExpo Kemayoran, Jakarta Utara (11/11/2017) .

"Kalau mereka menganggap tidak ada nilai-nilai kebaikan dalam diri Pak Anies, setidaknya kita melihat gubernur kita ini punya komitmen mengembalikan nilai-nilai warga Bukit Duri dan Kampung Akuarium yang sudah dicabut oleh Ahok yang mereka anggap mempunyai kepribadian yang dipenuhi nilai-nilai kebaikan,” ujar Fahira Idris, di Jakarta (15/11).

Menurut Fahira, tuduhan yang dilontarkan Ananda Sukarlan yang menyebut Anies mendapat jabatannya dengan cara yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Kanisius sebenarnya tuduhan serius dan termasuk pembunuhan karakter. 

“Nilai kemanusian siapa yang dilanggar Pak Anies. Dia tidak pernah menggusur rumah dan tanah warga miskin yang sedang bersengketa di pengadilan. Dia tidak pernah teriak-teriak punya niat bakar demonstran hidup-hidup apalagi punya versi HAM sendiri bahwa bila dua ribu orang menentang dia dan membahayakan 10 juta orang, maka dua ribu orang itu boleh dibunuh,” tukas Fahira.

Walau merasa terganggu dengan peristiwa ini, namun Fahira memuji sikap Anies yang menanggapi insiden ini dengan elegen, santai, tanpa sedikitpun ada rasa marah atau kecewa.
 
“Jujur saya terganggu dengan peristiwa ini. Tapi melihat respons Pak Anies yang biasa saja bahkan menghargai perbedaan pendapat membuat kita membuka mata, mana pemimpin karbitan dan mana pemimpin sejati,” tukas Ketua Umum Ormas Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar) ini.

Penulis Yayat R Cipasang

Tags:

ananda sukarlanajaran kanisiusanies baswedanwalkout

loading...