logo rilis
Fadli Zon Saran Pemindahan Ibu Kota Tunggu Pertumbuhan Ekonomi Capai 8-12 Persen
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
03 September 2019, 17:00 WIB
Fadli Zon Saran Pemindahan Ibu Kota Tunggu Pertumbuhan Ekonomi Capai 8-12 Persen
ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi Supratman

RILIS.ID, Jakarta— Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon menambahkan pemindahan ibu kota dilakukan saat pertumbuhan ekonomi Indonesia lebih kuat, yakni mencapai 8 hingga 12 persen.

"Saat ini ekonomi kita tumbuh hanya lima persen," katanya Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (3/9/2019). 

Selain ekonomi yang lebih baik, politikus Partai Gerindra juga mengungkapkan ibu kota negara baru dapat dipindahkan jika menyangkut kemiskinan, pembelian, utang, dan defisit perdagangan teratasi.

Selain itu, lanjut dia, juga harus sudah stabil. Hal itu, menurutnya, menjadi salah satu persyaratan yang ingin ditempuh ibu kota negara.

"Sekarang ini mau pindahkan ibu kota, buat apa? Urgensi apa? Kami tidak lihat urgensi," ucap Fadli.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memutuskan sebagian wilayah di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, sebagai kawasan ibu kota pemerintahan baru.

Kepala Negara menjelaskan Kalimantan Timur dipilih karena mempertimbangkan kriteria kebutuhan kawasan ibu kota, yaitu pelaporan risiko minim dan memiliki lokasi strategis di tengah-tengah Indonesia.

Selain itu, lengkap dengan wilayah yang sudah berkembang, yaitu Balikpapan dan Samarinda.

Indikator lainnya, lanjut Presiden, kawasan itu memiliki infrastruktur lengkap dan tersedia lahan yang dikuasai pemerintah seluas 180.000 hektare.

Menurut Keterangan Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas), pembangunan ibu kota baru akan dimulai pada tahun 2021. Target perbaikan pembangunan gedung pemerintahan pada tahun 2024.

Sumber: Antara




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID