logo rilis
Fadli Zon: KSP Dibubarkan Saja
Kontributor
Nailin In Saroh
17 Mei 2018, 10:13 WIB
Fadli Zon: KSP Dibubarkan Saja
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon meminta Kantor Staf Kepresidenan (KSP) dibubarkan. Menurutnya, KSP sudah disalahgunakan untuk kepentingan politik. Salah satunya, menampung dukungan dari relawan dan simpatisan agar Jokowi bisa maju kembali pada Pilpres 2019 nanti.

"KSP dibubarkan saja, itu enggak ada di dalam nomenklatur. Dan di situ lebih banyak yang saya dengar urusannya, urusan kepentingan menampung orang-orang yang menjadi relawan. Jadi itu bisa kategorinya abuse of power. Menggunakan anggaran negara tapi bisa dipakai untuk kepentingan pribadi presiden, bukan lembaga kepresidenan," ujar Fadli di Jakarta, Kamis (17/5/2018).

Wakil Ketua Umum Gerindra ini mengkritik, Jokowi yang yang mengangkat empat orang tambahan untuk menjadi staf khusus. Menurutnya, lembaga kepresidenan sudah terlalu banyak.

"Sudah terlalu banyak. Ada setneg, ada seskab, ada kepala staf kepresidenan, itu sebenarnya nomenklaturnya berlebih," terangnya.

Sebelumnya, Jokowi mengangkat empat orang tambahan untuk menjadi staf khusus. Empat staf khusus itu di bidang komunikasi, agama dalam negeri, ekonomi, dan agama khusus luar negeri. Berikut keempat nama staf khusus:

1. Abdul Ghofarruzin, staf khusus Presiden di acara keagamaan. Abdul akan mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungannya ke pondok pesantren.

2. Siti Dhzu Hayatin, staf khusus Presiden bidang keagamaan internasional.

3. Adita Irawati, staf khusus Presiden bidang komunikasi ke kementerian dan lembaga.

4. Ahmad Erani, staf khusus Presiden bidang ekonomi, khususnya membantu mengenai dana desa.
 

Editor: Sukma Alam


500
komentar (0)