logo rilis
Erdogan Cengkeram Kekuasaan dengan Majukan Pemilu
Kontributor
Syahrain F.
19 April 2018, 21:22 WIB
Erdogan Cengkeram Kekuasaan dengan Majukan Pemilu
Presiden Recep Tayyip Erdogan berjalan menuju podium untuk mengumumkan dimajukannya  Pemilu di Turki, di Istana Kepresidenan, di Ankara, kemarin (18/4/2018). Credit: Pool Photo via AP

RILIS.ID, Ankara— Presiden Recep Tayyip Erdogan mengumumkan akan memajukan Pemilihan Umum (pemilu) di Turki. Langkah itu dinilai akan semakin memperkuat posisi politik Erdogan setelah sebelumnya mengantongi dukungan dari pihak oposisi.

Pemilihan Legislatif dan Presiden yang rencana awal digelar pada November 2019 dimajukan menjadi 24 Juni di tahun yang sama. 

Pemilu itu juga akan berdampak pada sistem pemerintahan di Turki dari parlementer menjadi presidensil. Perubahan itu akan membonsai jabatan keperdana menterian dan diprediksi akan mengurangi kekuatan parlemen.

"Urgensi merubah sistem pemerintahan akan menentukan masa depan negara dan membangun kekuatan yang lebih besar," ujar Erdogan, melansir dari Associated Press.

Sementara Perdana Menteri Turki Binali Yildirim mengatakan, keputusan untuk mempercepat pemilu dilakukan setelah mempertimbangkan masalah geopolitik dan keamanan negara.

Yildirim menambahkan, warga Turki telah mengharapkan perubahan konstitusional yang dibuat dalam referendum 2017 untuk segera diberlakukan.

"Sistem parlementer telah diubah sesuai dengan pemungutan suara pada 16 April 2017. Setelah adaptasi perubahan konstitusi, beberapa bab telah diberlakukan dan sejumlah bab lainnya diperkirakan akan mulai berlaku saat pemilihan pertama [setelah referendum]," jelas dia, melansir kantor berita Anadolu Agency.

Menurut presiden, pemilu harus segera dilaksanakan karena krisis Suriah semakin memburuk. "Karena itulah kami memutuskan untuk mengadakan pemilihan umum pada 24 Juni 2018," ujar Erdogan.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)